SIJUNJUNG, METRO–Akses jalan utama menuju Nagari Silokek mengalami terban hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Kejadian itu disebabkan tingginya curah hujan yang melanda daerah tersebut sejak beberapa waktu terakhir. Jalan terban itu mengakibatkan pengalihan arus lalu lintas untuk kendaraan roda empat keatas, karena kondisi jalan mengalami retak dan terban.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/10) sekitar pukul 05.00 WIB pagi hari akibat tingginya intensitas curah hujan di daerah tersebut.
Untuk diketahui, akses jalan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan Nagari Muaro (pusat pemerintahan) menuju Nagari Silokek dan Durian Gadang.
Jalan itu juga menjadi urat nadi menuju destinasi wisata Geopark Ranah Minang Silokek yang merupakan ikon Kabupaten Sijunjung. “Untuk kendaraan roda empat keatas dilakukan pengalihan melewati daerah Sumpur Kudus. Sedangkan untuk roda dua masih bisa dilewati,” tutur Kapolsek Sijunjung Iptu Murdani.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Dainis Suryani mengatakan bahwa pihaknya kini tengah melakukan penanggulangan dengan cara menimbun dan meratakan ruas jalan yang terban.
“Kita langsung tindaklanjuti dengan melakukan penimbunan dan meratakan badan jalan. Saat ini tim masih di lokasi melakukan pengerjaan, semoga kembali bisa dilewati kendaraan roda empat dan akses masyarakat tidak terganggu,” tuturnya, Senin (13/10).
Hingga Senin (13/10) siang, tim dari Dinas PUPR Sijunjung masih bekerja melakukan penimbunan dan meratakan badan jalan, sedangkan untuk kendaraan roda empat keatas masih belum bisa melewati ruas jalan tersebut. (ndo)






