METRO PESISIR

Tingkatkan Kemampuan Kompetensi, Wawako: Angka Bukanlah yang Menentukan

1
×

Tingkatkan Kemampuan Kompetensi, Wawako: Angka Bukanlah yang Menentukan

Sebarkan artikel ini
HADIRI WISUDA— Wakil Walikota Pariaman Mulyadi saat menghadiri acara Wisuda Sarjana Angkatan ke XVII Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bina Nusantara Mandiri (STIA BNM) Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Wakil Walikota Pariaman Mulyadi menyatakan angka bukanlah hal yang menentukan, angka itu ha­nya­lah catatan-catatan yang diperoleh dari usaha sebelumnya. “Tetapi yang paling tinggi itu adalah ba­gai­mana kita bisa mening­katkan kemampuan kom­­petensi kita didalam me­ng­hadapi ketatnya persaingan dunia kerja,” kata  Wa­kil Walikota Pariaman Mulyadi, kemarin, usai menghadiri dan memberikan sambutan pada Wisuda Sarjana Angkatan ke XVII Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bina Nusantara Mandiri (STIA BNM) Pariaman.

“Pertama kali masuk keruangan ini, para wisu­dawanya sama semua ben­tuknya, masih muda se­mua, ternyata setelah saya perhatikan betul ada juga pegawai Pemko Pariaman, jadi kami sampaikan kepada pegawai ini, dari sebelumnya tidak sarjana, sekarang sudah sarjana hendaknya peningkatan pelayananya harus meningkat dari yang sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kami hadir kesini ada 2 (dua) misi yang kami bawa, Pertama kami hadir sebagai utusan dari Pemerintah Kota Pariaman, dalam rangka memberikan support dan apresiasi kepada STIA BNM. Kami Pemerintah Kota Pariaman mengakui ekstensi STIA BNM sebagai salah satu dari lembaga Pendidikan yang ikut mencerdaskan masyarakat Kota Pariaman, dan ikut meningkatkan kualitas Pendidikan di Kota Pariaman.

“Tahun 2025 ini, Pemko Pariaman melakukan kerjasama dengan STIA BNM memberikan beasiswa full 100 % kepada masyarakat Kota Pariaman, yang sasaran pertamanya kepada ke­luarga yang kurang mam­pu, dan sasaran kedua kepada anak-anak kita yang ingin kuliah, dimana ada 7 orang mahasiswa baru yang telah kuliah melalui Program Saga Saja Plus yang kami buat,” ujarnya.

Dia menyebutkan syarat utama yang boleh ikut adalah warga Kota Pariaman yang ber KTP dan KK di Kota Pariaman, dimana menyediakan akses seluas-luasnya kepada ma­syarakat Kota Pariaman untuk bisa meningkatkan kualitas pengetahuanya dan Pemko Pariaman mem­­percayai STIA BNM sebagai salah satu kampus yang bekerjasama.

“Hal ini adalah bentuk pengakuan dari Pemerintah Kota Pariaman terhadap keberadaan kampus STIA BNM Pariaman ini, intitusi Pendidikan yang eksis di Kota Pariaman, sebab kalau tidak Pemerintah yang mengakui, siapa lagi, tentu kita berharap nantinya para lulusan ini mempunyai daya saing, terutama di dunia kerja,” tukasnya.

Misi Kedua kehadirannya, tidak terlepas darinya sebagai alumni, karena itu, ada beberapa pesan yang ingin diampaikan, bahwa ia merasa bangga sebagai tamatan dari STIA BNM ini, dan hal ini juga saya sampaikan kepada Pak Wakajati, karena kalau kebanggan kepada almamater ini sudah tidak ada, maka ia tidak akan bisa bersaing, yakinlah. “Yang mampu me­ningkatkan kemampuan kompetensi itu adalah diri kita sendiri, tidak orang lain, tetapi harus ada di diri  bahwa, kita sebagai tamatan STIA BNM ini harus siap berkompetensi. Tanamkan itu kepada dirinya, bahwasanya dengan telah sarjana, jadikan sebagai motivasi diri bahwa siap bersaing dengan siapapun juga,” ujarnya.

Ketua PMI Kota Pariaman ini juga mengatakan bahwa berkuliah itu, mungkin saja kepada yang bekerja untuk menyetarakan supayaa dapat mudah untuk kenaikan pangkat, tapi jangan jadikan itu hal yang utama, sia-sia kita kuliah 4 tahun, kalau hanya misi  untuk kenaikan pangkat saja, tetapi jadikan kuliah  itu, untuk meningkatkan kompetensi di dunia kerja. “Selamat diwisuda, selamat berbahagia, jadikan kesempatan hari ini sebagai tamatan STIA BNM Pariaman, sebagai orang yang siap kerja, yang punya kompetensi, karena persaingan dunia kerja saat ini sudah semakin ketat, dimana dulu kita bersaing antara orang dengan orang, tetapi saat ini kita sudah mulai bersaing dengan orang dengan tekhnologi,” ujarnya.(efa)