SOLOK/SOLSEL

Tingkatkan Pengembangan SDM, Pemkab Solsel Teken Nota Kesepahaman dengan 4 Universitas

0
×

Tingkatkan Pengembangan SDM, Pemkab Solsel Teken Nota Kesepahaman dengan 4 Universitas

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN CENDERA MATA— Bupati Solok Selatan Khairunas serahkan cendera mata pada salah satu pimpinan Univeristas usai teken kerjasama.

PADANG ARO, METRO–Dalam upaya pening­katan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan tinggi, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menjalin kerja sama dengan empat universitas ternama di Sumatera Barat. Kerja sama yang akan berjalan selama lima tahun ke de­pan ini ditorehkan dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pemerintah kabupaten dengan keempat universitas tersebut.

Empat universitas yang dimaksud adalah Universitas Dhama Andalas, Universitas Mercu Bakti Jaya, Universitas Islam Negeri Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin. Ruang lingkup yang akan dikerja samakan dengan universitas ini mencakup pelaksanaan Tri Dhar­ma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Selain itu juga untuk peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia dengan ruang lingkup yang disepakati oleh kedua belah pihak. Bentuk kerja sama yang akan dilakukan nan­tinya akan dilanjutkan dengan bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) langsung antara universitas dan OPD teknisnya.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khai­runas dengan rektor dari keempat universitas di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan pemerintah kabupaten selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan lembaga pendidikan dalam upaya untuk meningkatkan pembangunan di daerah.

“Pemerintah Kabupaten Solok Selatan sangat terbuka dan mendukung kolaborasi dalam berbagai bidang pembangunan, khu­susnya dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam penguatan sumber daya manusia dan inovasi daerah. Kami meyakini bahwa membangun daerah tidak akan mampu dilakukan oleh pemerintah semata,” kata Khairunas.

Menurutnya, akademisi dibutuhkan perannya dalam kapasitas keilmuan, riset, serta kemampuan untuk melahirkan gaga­san-gagasan inovatif agar semakin meningkatnya pem­bangunan daerah dari berbagai aspek. Dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Solok Selatan nantinya diharapkan akan terlaksana kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah, pelatihan bagi masyarakat, serta program magang mahasiswa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Selain itu juga terlaksana riset bersama, kajian ilmiah, serta pengumpulan data dan analisis yang dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan publik dan pembangunan daerah.

Tak lupa juga pen­dam­pi­ngan bagi UMKM, pemberdayaan masyarakat nagari, pengembangan eko­nomi kreatif, serta kegiatan sosial yang memperkuat ketahanan sosial dan budaya masyarakat Solok Selatan. “Dengan demikian, kerja sama ini bukan sekadar seremoni atau formalitas semata, tetapi menjadi instrumen nyata dalam membangun daerah yang berdaya saing, berkarakter, maju dan sejahtera,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Dharma Andalas, Prof. Dr. Novesar Jamarun pun menegaskan pula mengenai kerja sama yang menjadi bentuk komitmen kuat dalam membangun daerah berbasis pengetahuan dan inovasi. “Dunia pendidikan dan pemerintah harus berjalan beriringan. Melalui kolaborasi ini, kami siap berkontribusi melalui riset, pengabdian masyarakat, dan pening­katan kapasitas SDM yang nantinya diharapkan dapat mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan,” ungkapnya. Secara garis besar, pimpinan universitas ini pun menyarakan komitmennya dalam mendukung kemajuan Kabu­paten Solok Selatan melalui berbagai program yang berdampak nyata bagi pem­bangunan daerah. (jef)