METRO SUMBAR

Pemprov Sumbar Tegaskan Komitmen, Terus Jadi Penggerak Utama Wisata Halal

0
×

Pemprov Sumbar Tegaskan Komitmen, Terus Jadi Penggerak Utama Wisata Halal

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA—Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat berikan ketrangan pada wartawan usai kegiatan di Masjdi Al Minangkabauwi.

PADANG, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak utama penguatan wisata halal nasional. Di bawah kepe­mimpinan Gubernur Mah­yeldi Ansharullah, Sumbar bukan hanya mendukung arah kebijakan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI), tetapi juga me­ngimplementasikannya se­cara nyata dalam program dan kebijakan daerah yang berpihak pada penguatan ekonomi halal dan kemaslahatan masya­rakat.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa seluruh langkah ini merupakan implementasi nyata dari amanat undang-undang dan nilai ABS-SBK yang menjadi dasar identitas daerah.

Baca Juga  Lepas CJH Menuju Tanah Suci, Wako Titip Doa untuk Kemajuan Daerah dan Kesejahteraan

“Nilai-nilai ABS-SBK bukan hanya warisan, tetapi pedoman yang kami terapkan dalam kebijakan dan kehidupan bermasyarakat. Wisata halal, ekonomi syariah, dan kegiatan berbasis nilai Islam adalah bagian dari upaya kita membangun Sumbar yang madani, unggul dan berkeadilan,” ujarnya.

Dikatakan, dengan landasan filosofi yang kokoh, kebijakan yang konsisten, dan visi yang menatap jauh ke depan, Mahyeldi meyakini Sumbar kini tak hanya layak meraih apresiasi nasional dalam ajang International Halal Tourism Summit (IHTS), tetapi juga semakin mantap sebagai poros wisata halal nasional yang berpijak pada nilai, budaya, dan keberlanjutan

Baca Juga  Atasi Nikah Dini, Kemenag Gelar Bimbingan Perkawinan

Komitmen tersebut berakar kuat pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat yang menegaskan bahwa pembangunan daerah dilandaskan pada falsafah Adat Basandi Syara’, Sya­ra’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Nilai inilah yang menjadi panduan utama Pemprov dalam setiap kebijakan, termasuk dalam pe­ngembangan pariwisata halal. Bagi Sumbar, wisata halal bukan sekadar label, tetapi bagian dari jati diri dan tanggung jawab moral untuk menghadirkan keberkahan bagi seluruh ma­syarakat,’ jelasnya. (fan)