OLAHRAGA

Dua Gol ke Gawang Djibouti, Mohamed Salah Bungkam Kritik dan Antar Mesir ke Piala Dunia 2026

0
×

Dua Gol ke Gawang Djibouti, Mohamed Salah Bungkam Kritik dan Antar Mesir ke Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
PAHLAWAN— Mohamed Salah jadi pahlawan Mesir usai mencetak dua gol ke gawang Djibouti dan memastikan The Pharaohs lolos ke Piala Dunia 2026.

BINTANG Liverpool Mohamed Salah kembali membuktikan kelasnya. Setelah sempat disorot karena dianggap menurun musim ini, The Egyptian King menjawab semua kritik dengan dua gol brilian yang membawa Timnas Mesir lolos ke Piala Dunia 2026.

Dalam laga kualifikasi kontra Djibouti, Rabu (8/10) malam waktu setempat, Salah tampil sebagai pahlawan dengan men­cetak dua dari tiga gol kemenangan The Pharaohs. Hasil itu memastikan Mesir mengamankan tiket ke putaran final, sekaligus mempertegas bahwa sang kapten masih memiliki ketajaman yang mena­kutkan.

Musim ini, performa Salah bersama Liverpool memang banyak dipertanyakan. Pemain berusia 33 tahun itu dianggap tak lagi seproduktif musim 2023/2024, di mana ia mencatat 57 kontribusi gol di semua kompetisi dan menjadi salah satu pemain paling mematikan di dunia.

Penurunan performa Liverpool di bawah pelatih baru Arne Slot turut memengaruhi permainan sang bintang. Meski begitu, Slot disebut tetap menaruh kepercayaan penuh pada Salah sebagai sosok kunci dalam proyek barunya di Anfield.

Kebangkitan Salah bersama timnas menjadi jawaban sempurna atas keraguan publik.

Menurut laporan TNT Sports, pengaruh Salah terhadap Mesir “tak tergantikan”.

“Mesir menunggu 28 tahun untuk kembali ke Piala Dunia. Kini mereka berhasil lolos dua kali dalam tiga edisi terakhir — 2018 dan 2026,” tulis media Inggris itu.

Selain Salah, pemain seperti Omar Marmoush juga berperan penting dalam tim asuhan Rui Vitória. Namun, tak bisa dipungkiri, kehadiran Salah tetap menjadi pembeda utama. Sejak debutnya di level internasional, mantan pemain AS Roma itu selalu menjadi motor serangan sekaligus inspirasi bagi rekan setimnya.

Sementara di Liverpool, muncul wacana agar Salah diistirahatkan demi memberi ruang bagi formasi diamond tanpa winger — guna mengakomodasi pemain baru seperti Alexander Isak dan Hugo Ekitike. Namun, keputusan untuk mencadangkan Salah bukanlah hal mudah.

Kualitas, pengalaman, dan mentalitas juara yang dimiliki sang bintang membuatnya tetap jadi aset vital bagi The Reds. Arne Slot diperkirakan akan mencari pendekatan taktik baru agar Salah tetap pro­duktif, baik sebagai penyerang sayap klasik maupun pe­nye­rang tengah.

Kini, setelah sukses mengantar Mesir ke Piala Dunia 2026, fokus Salah kembali ke Premier League. Liverpool berharap momentum positif dari laga internasional itu bisa menjadi titik balik untuk mengembalikan performa terbaik sang kapten di level klub — sekaligus membantu The Reds bersaing di papan atas Inggris dan Liga Champions. (*/rom)