SOLOK, METRO–Bupati Solok, Jon Firman Pandu menyampaikan pembangunan jalan nasional Aie Dingin, menjadi harapan besar masyarakat Kabupaten Solok khususnya di kawasan Lembah Gumanti. Untuk itu ia menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan pembangunan tersebut.
“Kepada Walinagari dan Niniak Mamak, tugas berat kita ke depan adalah mendukung suksesnya pelaksanaan pembangunan jalan ini, terutama dalam penertiban bangunan dan rumah-rumah di sepanjang ruas jalan,” uajarnya.
Pembangunan Jalan Nasional Air Dingin ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar arus distribusi ekonomi, serta membuka peluang baru bagi pengembangan potensi daerah di Kabupaten Solok dan sekitarnya.
Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat meninjau progres pembangunan Jalan Nasional di Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, merupakan bagian dari komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Solok, khususnya di kawasan Lembah Gumanti yang menjadi jalur utama penghubung antar wilayah.
Dalam kesempatan itu, Andre Rosiade menyampaikan bahwa proyek pembangunan jalan nasional tersebut memiliki total anggaran Rp.297 miliar yang akan dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun hingga selesai pada tahun 2027.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan penghubung di ruas jalan ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.
“Ini merupakan komitmen pemerintah Presiden Prabowo melalui Kementerian PUPR dan Balai Jalan Nasional Provinsi Sumatera Barat, untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur di Sumatera Barat, salah satunya jalan Air Dingin yang sudah lama rusak,” ujar Andre Rosiade. (vko)






