PESSEL METRO–Pasar Inpres Painan, berada di Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan dibangun menggunakan anggaran Kementerian Balai PU Rp. 27 Milyar kini kondisinya terbengkalai, tanaman ilalang mulai tumbuh di samping kiri dan kanan dilokasi bangunan Pasar Inpres Painan.
Pada pemerinrahan sebelumnya, Bupati Rusma Yul Anwar proyek revitalisasi pasar Inpres Painan di Kabupaten Pessel yang dibiayai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Umum dengan anggaran mencapai Rp.53,5 miliar.
Sementara itu pantuan POSMETRO, Rabu (8/10), para pedagang pasar Painan hingga sampai ini masih menempati kios darurat sementara., lokasi berada di belakang pasar Inpres Painan. Sambil menunggu kejelasan sampai kapan pasar Inpres Painan ini rampung dibangun.
Keberadaan kios – kios sementara itu didirikan diatas jalan umum, dan ada beberapa kios didirikan di halaman rumah warga .Bangunan Pasar Inpres Painan di bangun di atas lahan seluas 8.877 meter per segi, dengan bangunan 3 lantai. Dan, diperkirakan bakal mampu menampung lebih kurang 553 pedagang. Masih menunggu komitmen Pemkab Pessel untuk melanjutkanya.
Dikonfirmasi media, Kepala Dinas Perdagangan, Kabupaten Pesisir Selatan Afriman Julta mengatakan, untuk kelanjutan pembangunan pasar Inpres Painan akan dilanjutkan pengerjaanya Afriman menuturkan, saat ini telah masuk dalam proses tender dan hampir selesai, dan waktu dekat ini sudah ada pemenang tender kelanjutan pembangunan Pasar Inpres Painan. ”Insya Allah jika tidak ada kendala, dalam bulan ini sudah didapatkan pemenangnya,” tegas Afriman Julta.
Lebih lanjut Afriman, anggaran digunakan untuk kelanjutan pembangunan Pasar Inpres Painan bersumber dari Kementerian Balai Pekerjaan Umum sebesar Rp. 27 miliar.Sedangkan untuk relokasi pedagang yang saat ini berjualan dilokasi sementara telah disiapkan Pemkab Pessel, untuk relokasi ke pasar Inpres Painan enunggu rampung pembangunan Pasar Inpres Painan. (rio)






