banyaknya polemik yang terjadi di Kota Pariaman, Pemerintah Kota Pariaman menggelar Focus Group Discussion (FGD) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama tokoh masyarakat Kota Pariaman khususnya di Kecamatan Pariaman Tengah.
FGD tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim, Kapolres Pariaman AKBP Andrenaldo Ademi, Kepala Kejari Pariaman Bagus Priyonggo, perwakilan Kodaeral II dan perwakilan Kodim 0308.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan bahwa untuk membangun Kota Pariaman tidak bisa dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota bersama OPD saja, tetapi dengan dukungan dari forkopimda dan tokoh masyarakat ini bisa dilaksanakan. “Dengan banyaknya berita dan isu-isu yang banyak beredar di Kota Pariaman, kami berharap peran tokoh masyarakat bisa diperkuat”, ujarnya.
Yota Balad menuturkan bahwa sekarang ini banyaknya orgen tunggal yang sudah melampau batas karena beroperasi telah lewat dari pukul 03.00 s/d 04.00 WIB dini hari. Serta maraknya pelecahan seksual yang terjadi khsusunya anak-anak, ini dapat merusak generasi Kota Pariaman, kita mohon bantuan kepada tokoh masyarakat bagaimana anak kemanakan kita bisa dinasehati dan dilakukan ekstra pengawasan,” ujarnya.
“Pemko Pariaman bersama Forkopimda sudah banyak melakukan kegiatan parenting, namun kita harus membutuhkan peran niniak mamak dan tokoh masyarakat agar bisa menyampaikan secara langsung kepada masyarakat sehingga dapat mengurangi dan menghilangkan kondisi yang terjadi saat ini,” ujarnya.
“Selain itu, kita juga berharap kepada tokoh masyarakat bisa membantu dan mendukung program Pemko Pariaman agar bisa terealisasi yang gunanya juga untuk kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman,” ujanya mengakhiri.(efa)






