AGAM/BUKITTINGGI

Pastikan Akurasi Data Pemilih, KPU Agam Lakukan Empat Kali Rekapitulasi dalam Setahun

0
×

Pastikan Akurasi Data Pemilih, KPU Agam Lakukan Empat Kali Rekapitulasi dalam Setahun

Sebarkan artikel ini
PEMUTAKHIRAN DATA— KPU Kabupaten Agam terus memastikan keakuratan daftar pemilih melalui kegiatan PDPB yang dilakukan empat kali dalam setahun atau setiap triwulan.

AGAM, METRO–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam terus memastikan keakuratan daftar pemilih melalui kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan empat kali dalam setahun atau setiap triwulan.

Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Agam, Lizawati Fitri, menyampaikan bahwa rekapitulasi PDPB dilaksanakan pada bulan April, Juli, Oktober, dan Desember setiap tahunnya.

“Pemutakhiran data pemilih kita lakukan satu kali dalam tiga bulan. Untuk tahun 2025, kegiatan ini dilaksanakan sebanyak empat kali,” ujar Lizawati di Lubuk Basung, Senin (6/10).

Ia menjelaskan, data pemilih yang digunakan bersumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kemudian diolah dan diverifikasi oleh petugas KPU. Data tersebut juga disesuaikan dengan masukan dari Bawaslu dan masyarakat untuk memastikan tidak ada pemilih ganda maupun yang tidak memenuhi syarat.

“Data terus kita bersihkan. Warga yang sudah meninggal dunia atau pindah domisili akan kita keluarkan dari daftar pemilih karena tidak lagi memenuhi syarat,” jelasnya.

Lizawati juga mengimbau masyarakat agar proaktif mengurus akta kematian bagi anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Hal ini penting agar data kependudukan dan daftar pemilih dapat diperbarui secara akurat.

“Masih banyak masya­rakat yang belum mengurus akta kematian, sehingga na­ma yang bersangkutan tetap tercantum dalam daftar pemilih,” katanya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi triwulan ketiga Oktober 2025, jumlah pemilih di Kabupaten Agam tercatat 392.822 orang, terdiri dari 194.519 laki-laki dan 198.303 perempuan.

Sementara pada Pilkada 2024, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) tercatat sebanyak 382.405 orang. Angka ini menunjukkan adanya penambahan data seiring proses pemutakhiran yang terus dilakukan secara berkala. (pry)