PADANG, METRO–Program unggulan “Smart Surau” resmi dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Padang sebagai salah satu dari sembilan Program Unggulan (Progul) Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir.
Pelaksanaan perdana ditandai dengan kegiatan Subuh Mubarakah, Senin (6/10), yang diikuti siswa kelas 4-6 SD serta kelas 1-3 SMP di masjid-masjid sekitar tempat tinggal mereka.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, hadir langsung pada kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Besar Darul Hikmah, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan semangat kepada para peserta didik yang mulai menjalankan program inovatif ini.
“Smart Surau dirancang sebagai transformasi fungsi surau yakni masjid dan rumah ibadah lainnya menjadi pusat edukasi, sosial-ekonomi, dan budaya. Program ini bertujuan melahirkan generasi muda Kota Padang yang cerdas dan berakhlak mulia, serta berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya yang didukung oleh teknologi digital,” jelasnya.
Fadly menambahkan, Smart Surau memiliki empat aktivasi utama. Setelah diawali kegiatan Subuh Mubarakah, Pemko Padang secara bertahap akan menyiapkan Ruang Digital di setiap masjid yang dilengkapi WiFi, AC, sepuluh tablet, serta aplikasi ruang guru dan ruang kreativitas.
Kemudian disusul pengembangan kurikulum TQA dan MDTW, serta program Remaja Reborn sebagai wadah pembinaan generasi muda.
“Untuk kelancaran pelaksanaannya, kita telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Smart Surau yang melibatkan guru SD, SMP, TPQ, MDTW, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Satgas ini akan bekerja mulai dari tingkat kota hingga kelurahan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Padang menegaskan bahwa Smart Surau juga sejalan dengan program nasional yang menanamkan tujuh karakteristik anak Indonesia generasi emas. Seperti mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, serta gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal.
“Alhamdulillah, Smart Surau sejalan dengan gerakan nasional dalam membangun generasi yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Fadly Amran.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Jasman, menyebutkan bahwa untuk tahap awal di tahun 2025, program Subuh Mubarakah akan dijalankan secara rutin.
“Para siswa akan melakukan absensi melalui barcode yang terintegrasi dengan sistem absensi sekolah. Insya Allah, Smart Surau dengan seluruh aktivasinya akan berjalan efektif pada 2026 nanti,” imbuh Jasman.
Gerakan Subuh Berjamaah
Untuk diketahui, sekitar 80 ribu siswa SD dan SMP dikerahkan untuk mengikuti salat Subuh berjemaah di lebih dari 1.100 masjid dan musala serentak di seluruh kota, mulai Senin (6/10).
Langkah ini diambil sebagai respons atas data mengkhawatirkan yang menunjukkan ada 7.178 anak putus sekolah di Kota Padang, di mana 56 persen di antaranya disebabkan oleh pergaulan dan dampak buruk lingkungan.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang meninjau langsung pelaksanaan perdana di Masjid Sahara, Kecamatan Padang Barat, menyebut program ini sebagai upaya preventif.
“Kalau ini dibiarkan, Kota Padang bisa mengalami darurat kenakalan anak. Karena itu, melalui program ini kita ingin menguatkan iman dan membentengi mereka sejak dini. Allah telah berfirman, sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar,” tegas Maigus Nasir.
Subuh Mubarakah merupakan aktivasi pertama dari program unggulan “Smart Surau” yang digagas Wali Kota Padang Fadly Amran. Dalam pelaksanaannya, Wakil Wali Kota mengakui masih ada beberapa kendala teknis yang perlu disempurnakan.
“Setelah kami evaluasi, memang masih ada beberapa kekurangan, terutama dalam penggunaan aplikasi dan kode batang untuk pencatatan kehadiran. Semua akan terus kami perbaiki agar sistem ini benar-benar siap dan berjalan baik,” jelasnya.
Mengingat skala program yang sangat besar, Maigus Nasir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh. “Kami mengajak seluruh guru, ustaz dan ustazah di TPQ/TQA dan MDTA/MDTW, serta pengurus masjid dan jemaah untuk menyukseskan program ini. Dukungan semua pihak sangat kami harapkan,” pungkasnya. (brm)






