BERITA UTAMA

Kelelahan, Pengawas TPS Keguguran

0
×

Kelelahan, Pengawas TPS Keguguran

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, METRO – Nita Rohyanti harus menelan pil pahit setelah berjibaku melaksanakan tugas. Dia harus kehilangan calon bayi yang di kandungnya. Sebelumnya, dia ditugaskan sebagai Pengawas Tempat Pemungutan Suara PTPS) di TPS 08, Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai, Dharmasraya. Diduga kelelahan, Nita mengalami keguguran.
Peristiwa duka yang dialami petugas PTPS tersebut dibenarkan Sekretaris Bawaslu Dharmasraya, Redha Akmal. Katanya, Nita Rohyanti merupakan salah satu anggota PTPS yang sangat bertanggung jawab atas amanah yang diberikan.
”Nita Rohyanti merupakan salah satu anggota PTPS yang sangat bertanggung jawab atas amanah yang diberikan. Dia melaksanakan tugas tanpa kenal lelah, dari pagi hingga pagi lagi,” ujar Redha Akmal, kemarin.
Pada hari pelaksanaan Pemilu, Rabu (17/4), Nita Rohyanti, melaksanakan tugas pengawasan pencoblosan surat suara hingga penghitungan surat suara, Capres dan Cawapres, DPRD, DPR RI dan DPD dari pukul 06.30 Wib pagi, hingga Kamis (18/4) pukul 05.00 Wib, subuh. Kemudian pukul 09.00 Wib Rabu (18/4) dia mengantarkan laporan From A ke Panwascam.
”Kamis (19/4) yang bersangkutan merasakan sakit perut, lalu mengalami pendarahan karena Kelelahan. Dia keguguran, hamil 3 bulan anak yang ketiga,” ungkap Redha Akmal saat dikonfirmasi Singgalang, Rabu (24/4).
Lanjut Redha Akmal, mendengar kabar anggota PTPS mengalami musibah, keluarga besar Bawaslu langsung ke rumah duka.
“Kami mengucapkan bela sungkawa dan ucapan ribuan terimakasih kepada Nita Rohyanti yang sudah melaksakan tugas pengawasan Pemilu 2019 dengan baik penuh tanggung jawab” pungkasnya.
Nita Rohyanti mengaku sangat sedih atas peristiwa yang dialaminya. Meski demikian ia berserah diri kepada Allah. ”Kami sekeluarga iklas, ini sudah takdir sang khalik,” ucap Nita sedih.
Nita juga merasa bangga telah ikut andil mensukseskan Pemilu di Dharmasraya.
“Hanya tenaga dan pikiran yang bisa saya sumbangkan untuk suksesnya Pemilu ini, dan saya bangga telah diberi kepercayaan sebagai Pengawas TPS,” pungkasnya.
Pingsan
Akibat kelelahan, Ketua Pengawas Kecamatan (Panwascam) Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Zarmon tiba-tiba pingsan, Selasa (23/4) pukul 23.50 WIB. Saat itu dia sedang melakukan penghitungan suara di PPK Kecamatan Koto XI Tarusan. Sehingga harus dibawa ke Pukesmas Koto XI Tarusan.
Kapolsek Koto XI Tarusan Iptu Thamrin menyebut, Zarmon pingsan diduga akibat kelelahan atau kecapean saat sedang melakukan penghitungan suara. “Untuk mendapatkan pertolongan Ketua Panwascam dibawa ke Puksesmas guna mendapatkan perawatan,” tegas Kapolsek.
Ketua Bawaslu Pessel Erman Wardison menyebut, kini kondisi Zarmon sudah sadar, butuh istirahat. Sejauh ini pihaknya masih focus dengan kebakaran gudang logistik Kotak Suara di Kecamatan Koto XI Tarusan. (g/rio)