BUKITTINGGI, METRO–Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, memberikan kuliah umum di hadapan civitas akademika dan mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim (ITBHAS) Bukittinggi. Kegiatan yang berlangsung di Istana Bung Hatta, Sabtu (4/10), itu berlangsung penuh inspirasi dan motivasi.
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan ITBHAS Bukittinggi, sebagai bentuk sinergi dalam penguatan dunia pendidikan.
Penandatanganan MoU turut disaksikan oleh Gubernur Sumatera Barat, Kepala BPSDM Sumbar, sejumlah Kepala Biro dan Dinas Pemprov Sumbar, serta Rektor ITBHAS Bukittinggi.
Dalam kuliah umumnya, Wawako Ibnu Asis menekankan pentingnya menuntut ilmu dan memahami kedudukan orang berilmu dalam Islam. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11, bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.
Ia juga menyampaikan pesan Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Al-Baihaqi tentang lima golongan dalam menuntut ilmu: menjadi orang berilmu, pelajar, pendengar ilmu, pencinta ilmu, dan jangan termasuk golongan yang menjauh dari ilmu karena termasuk golongan yang merugi.
“Saya mengajak mahasiswa ITBHAS untuk menata tujuan hidup sejak dini dengan konsep start from the end sebagai kunci kesuksesan. Setiap mahasiswa harus memiliki target yang jelas, seperti menyelesaikan kuliah tepat waktu agar setiap langkah lebih terarah,” ujar Ibnu Asis.
Ia berharap mahasiswa ITBHAS dapat menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa, sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan negara.
Selain memberikan motivasi, Wawako juga mengapresiasi kerja sama antara Pemprov Sumatera Barat dan ITBHAS. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat pembangunan dunia pendidikan di Bukittinggi.
“Dengan keterlibatan pemerintah dalam kerja sama pendidikan, arah pembangunan sumber daya manusia di Bukittinggi dan Sumbar akan semakin terarah. Kita memiliki 18 perguruan tinggi negeri dan swasta dengan lebih dari 50 ribu pelajar. Ini potensi luar biasa untuk menjadikan Bukittinggi sebagai kota pendidikan yang unggul,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi ITBHAS Bukittinggi untuk terus memperluas kerja sama dan meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Bukittinggi sebagai pusat pendidikan yang berdaya saing dan berkarakter. (pry)






