PASBAR, METRO–Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar pertemuan rutin bulanan di Kecamatan Ranah Batahan. Acara dibuka Ketua TP-PKK Pasbar, Ny. Sifrowati Yulianto, didampingi Staf Ahli PKK Ny. Gusmalini, Ketua Bidang IV PKK Ny. Erisa Doddy San Ismail, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Pertemuan kali ini membahas upaya pencegahan zero dose, yakni kondisi balita berusia 12–59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib.
“PKK merupakan penggerak utama dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui 10 program pokok PKK,” ujar Ny. Sifrowati.
Ia menegaskan, persoalan zero dose harus segera dituntaskan melalui kerja sama dan koordinasi lintas pihak. TP-PKK di tingkat kecamatan, nagari, hingga jorong diminta aktif memantau agar setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap.
“Saya yakin dengan kebersamaan dan kepedulian semua pihak, capaian imunisasi di Pasbar akan meningkat sehingga kejadian luar biasa (KLB) penyakit dapat dicegah,” tambahnya.
Selain itu, Ny. Sifrowati menginstruksikan PKK nagari untuk mendata permasalahan kesehatan, termasuk kasus zero dose, sebagai dasar dalam merumuskan solusi bersama.
Plt Camat Ranah Batahan, Ahmad Gan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, PKK telah menjadi mitra penting pemerintah dalam pembangunan, khususnya di bidang pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Pada kesempatan itu, masing-masing Pokja memaparkan program kerja Pokja I: Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (Paaredi) untuk membekali orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak.
Pokja II: Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Ekonomi (Gelari Pelangi) serta Kampung Mandiri untuk mendorong pendidikan keluarga, ekonomi kreatif, dan kemandirian masyarakat.
Pokja III: Program Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, Nyaman) dengan pemanfaatan pekarangan rumah untuk pangan sehat. Pokja IV: Laporan capaian imunisasi zero dose di tiap kecamatan. (end)





