METRO SUMBAR

Ringankan Beban Petani, Pemkab Launching Progul “Babendi”

0
×

Ringankan Beban Petani, Pemkab Launching Progul “Babendi”

Sebarkan artikel ini
Bupati Eka Putra Launching Progul Babendi
LAUNCHING PROGUL— Bupati Tanah Datar Eka Putra, pukul gendang tasa tanda dilaunchingnya progul Babendi”, di halaman Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sungai Tarab.

TANAHDATAR, METRO–Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pertanian kembali menciptakan program unggulan Babendi (Bantuan Berta­nam Padi) yang merupakan lanjutan dari program bajak gratis.  Program yang bertujuan untuk meringankan beban petani dalam mengurangi biaya tersebut, Kamis (2/10) di launching secara langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM di halaman Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sungai Tarab.

“Program ini bertujuan untuk menekan beban pe­tani dalam mengurangi biaya, ini juga merupakan lanjutan dari program bajak gratis yang Kami lakukan dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Datar. Untuk itu Kami mohon doa dan dukungan masya­ra­kat, agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat terlayani,” ujar Bupati Eka Putra

Dikatakan Bupati Eka Putra lagi, program ini mun­cul karena pengamatan dan pengalaman langsung dilapangan, yang mana biaya yang ditanggung petani masih sangat besar dalam bertanam padi. Terkait hal tersebut maka terciptalah program Babendi ini.

“Kami melihat, banyak petani penggarap dengan lahan terbatas menghadapi kendala biaya dalam proses tanam, khususnya pada sistem tanam padi. Dari itu, muncul inovasi dan terobosan program Babendi sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap petani,” sampainya.

Baca Juga  KAI Fasilitasi Ratusan UMKM Binaan Raih Sertifikasi Halal, BPOM, dan HKI

Lebih jauh Bupati Eka Putra menjelaskan, program Babendi ini telah masuk dalam RPJMD Tanah Datar tahun 2025-2029 yang merupakan program unggulan Tanah Datar dari sektor pertanian.

“Melalui program ini Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pertanian didukung langsung oleh Kementerian Pertanian RI dengan memberikan bantuan benih padi dan optimalisasi lahan de­ngan total anggaran sebesar Rp 17 miliar, untuk luas lahan sekitar 5.476 ha,” kata Bupati.

Bupati juga sampaikan program unggulan Babendi sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun kemandirian pangan se­kaligus meningkatkan ke­sejahteraan petani di Tanah Datar.

“Mari bersama-sama dukung progul ini untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani,” pung­kasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani menyampaikan, 70 persen masyarakat Tanah Datar dimana bermatapencaharian sebagai petani, dan kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB paling besar dibandingkan 17 lapa­ngan usaha lainnya yaitu sekitar 27,16%. Dimana, padi merupakan komoditas penting bagi perekonomian di Kabupaten Tanah Datar dengan luas lahan 21.61 hektar.

Baca Juga  RSUD Solok Berganti Nama jadi RSUD M Natsir

“Melalui program Babendi petani akan dibantu biaya tanam sebesar Rp 800 ribu per hektar dengan regulasi yang di syaratkan untuk petani yang terga­bung dalam kelompok tani dan terdaftar di Simluhtan,” ungkapnya.

Sri Mulyani tambahkan, program ini bertujuan untuk mengefesiensi biaya produksi dan meningkatkan produktivitas, sehingga menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Program ini juga merupakan dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Usai launching progul Babendi juga diserahkan bantuan simbolis untuk optimalisasi lahan non rawa sebesar Rp 16.956.­000.000,- untuk 128 keltan dan bantuan benih padi untuk 5.476 ha kepada 402 keltan di Kabupaten Tanah Datar.

Turut hadir pada laun­ching progul Babendi Por­kopimda, Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Pimpinan DJPb Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar, Kepala Jasindo Sumbar, Asisten, Staf Ahli bupati, Pimpinan OPD, Camat dan Wali Nagari serta undangan lainnya. (ant)