METRO PESISIR

Penurunan Angka Stunting jadi Agenda Prioritas, Pemkab Padangpariaman Siapkan Strategi Konvergensi Lintas Sektor

0
×

Penurunan Angka Stunting jadi Agenda Prioritas, Pemkab Padangpariaman Siapkan Strategi Konvergensi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
PIMPIN— Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat Hidayat yang juga Ketua TPPS menyatakan kesiapan daerah dalam kegiatan penilaian kinerja stunting tahun 2024 yang berlangsung secara daring dan dibuka oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Andre Ola Vetrik.

PDG.PARIAMAN, METRO–Wakil Bupati Padangpariaman Rajmat Hidayat menyatakan, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman menegaskan komitmennya dalam menuntaskan persoalan stunting melalui strategi konvergensi lintas sektor.

Rahmat Hidayat, yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menyatakan kesiapan da­erah dalam kegiatan penilaian kinerja stunting ta­hun 2024 adalah kegiatan yang berlangsung secara daring ini dibuka oleh Kepala Bi­dang Pemerintahan dan Pem­bangunan Manusia Bap­pe­da Provinsi Su­matera Barat, Andre Ola Vetrik.

Andre me­nekankan bah­wa percepatan penuru­nan stunting hanya bisa dicapai melalui kolaborasi dan komitmen bersama antar daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Wabup Rahmat Hida­yat dalam paparannya, menjelaskan langkah-langkah strategis yang telah ditempuh Kabupaten Pa­dangpariaman, mulai dari perencanaan berbasis da­ta, integrasi program lintas OPD, hingga penguatan peran nagari/desa sebagai garda terdepan.

“Pemerintah Kabupaten Padangpariaman me­nem­­­­patkan penurunan stun­­­­ting sebagai prioritas uta­ma. Kami memastikan bah­­­wa seluruh aksi kon­vergen­si, dari aksi 1 hingga aksi 8, berjalan dengan data yang valid, terukur, dan terintegrasi hingga ke tingkat nagari,” tegas Rahmat.

Ia juga menambahkan bahwa penanganan stunting tidak boleh hanya dipandang sebagai program teknis semata, melainkan sebagai tanggung jawab moral bersama.

“Stunting bukan sekadar angka statistik. Ini me­nyang­kut masa depan anak-anak kita, kualitas sumber daya manusia, dan keberlangsungan generasi Padangpariaman di masa depan. Karena itu, seluruh pihak wajib menjadikannya sebagai gerakan bersama, bukan hanya program pemerintah,” pungkasnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab terbuka, di mana peserta menggali masukan, mengevaluasi capai­an, dan menyatukan langkah bersama. Fokus utama diarahkan pada kesiapan Padangpariaman menghadapi penilaian kinerja, sekaligus memperkuat sinergi dalam mengimplementasikan program penurunan stunting.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir petunjuk teknis yang jelas dan komitmen bersama untuk memastikan konvergensi program penurunan stunting berjalan efektif, terukur, dan berdampak nyata da­lam menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Padangpariaman.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Bappelitbangda, Kepala DPPKB, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PMD, ser­ta seluruh anggota TPPS Kabupaten Padang­pa­ria­man. (efa)