PADANG, METRO–Semangat olahraga bisa lahir dari mana saja, termasuk dari balik meja kantor. Hal ini dibuktikan oleh Muhammad Mursyid Alfikri Bahar, karyawan Kantor Wilayah Pajak Sumbar dan Jambi, yang ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional Tenis Senior TDP Bank Nagari-Piala Kapolda Sumbar 2025.
Turnamen bergengsi yang berlangsung di Kota Padang pada 29 September hingga 5 Oktober 2025 itu menjadi pengalaman perdana bagi Mursyid tampil di level nasional. Meski sehari-hari bergelut dengan pekerjaan administrasi perpajakan, ia menyalurkan hobinya lewat tenis lapangan yang baru ditekuninya sejak September 2022 lalu di Indragiri Hulu, Riau.
Kepindahan tugas ke Sumatera Barat membuatnya memiliki kesempatan lebih luas untuk mengasah kemampuan tenis. Dan Kejurnas Tenis Senior ini menjadi ajang pembuktian. “Alhamdulillah, saya menikmati saja pengalaman pertama di Kejurnas ini,” ujarnya dengan senyum, Rabu (1/10).
Keberuntungan sempat berpihak padanya. Dalam drawing, Mursyid yang berstatus non-atlet mendapat tiket langsung ke babak utama 32 besar tanpa harus melewati kualifikasi. Sementara banyak petenis lain harus memulai dari babak awal.
Namun langkahnya terhenti setelah kalah dari petenis asal Pariaman, Gunawan. Meski demikian, ia mengaku puas dengan kesempatan yang diperoleh. “Bermain di babak utama saja sudah jadi pengalaman berharga,” ungkap ayah empat anak ini seusai laga di Lapangan Tenis Universitas Negeri Padang (UNP).
Tak hanya nomor tunggal, Mursyid juga tampil di ganda putra berpasangan dengan Koko Patria Widi. Sayang, keduanya gagal menembus semifinal setelah dikalahkan pasangan andalan Sumbar, kakak beradik Mazza Hadaduzzikra/Althafi.
Meski belum beruntung di turnamen ini, rekam jejak Mursyid di dunia tenis cukup membanggakan. Ia pernah menorehkan gelar juara 1 ganda putra kategori silver pada Kejuaraan PT Semen Padang, juara 1 turnamen tenis Hari Pajak 2025 di Kanwil DJP Sumbar-Jambi, juara 1 Hari Uang 2024, serta juara 2 Hari Pajak 2024 di Riau.
“Bagi saya, prestasi kecil ini sudah cukup memberi semangat untuk terus berkembang. Saya ingin terus berkontribusi bagi dunia pertenisan Sumatera Barat,” katanya.
Tak lupa, ia menyebut peran besar sang istri, Prilly Morena Ridwan, dalam perjalanannya di tenis. Menariknya, Prilly juga aktif di olahraga yang sama, bahkan berhasil meraih juara 3 ganda putri kategori bronze pada gelaran PT Semen Padang beberapa waktu lalu.
“Dukungan istri membuat saya semakin bersemangat. Kami sama-sama menikmati olahraga ini, dan tenis sudah jadi bagian penting dalam keluarga kami,” pungkasnya.
Dengan semangat yang ia bawa dari dunia kerja ke lapangan tenis, Mursyid membuktikan bahwa olahraga bukan hanya milik atlet profesional. Tekad dan kerja keras bisa membawa siapa saja tampil percaya diri di panggung nasional. (rom)






