METRO PADANG

HKB di Monumen Gempa 30 September, Kesiapsiagaan Harus Menjadi Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Masyarakat

0
×

HKB di Monumen Gempa 30 September, Kesiapsiagaan Harus Menjadi Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Masyarakat

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN HKB— Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin upacara peringatan HKB Kota Padang di Monumen Gempa Padang, Selasa (30/9) sore.

PADANG, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Kota Padang di Monumen Gempa Padang, Selasa (30/9), dengan fokus pada edukasi dan mitigasi bencana.

Acara peringatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan mengheningkan cipta yang dilakukan tepat pada pukul 17.15 WIB, waktu saat gempa dahsyat 16 tahun silam mengguncang wilayah Su­ma­tera Barat. Rangkaian duka dan refleksi kemudian ditutup dengan penaburan bunga di depan Monumen Gempa Padang.

Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa peringatan HKB bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dari upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan ha­rus menjadi kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Sampaikan SPT Tahunan e-Filing. ”Gampang, Mudah, tak Perlu Antre Panjang”

“Jika peristiwa serupa atau bencana lainnya kem­bali terjadi, masyarakat diharapkan lebih siap. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan di sini juga merupakan penyamaan persepsi agar edukasi tentang kebencanaan bisa berjalan lebih luas dan efektif,” tegas Fadly Amran.

Selain memperkuat infrastruktur kebencanaan, Pemko Padang akan melaksanakan gebrakan penting, yakni menggelar Tsunami Drill (latihan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tsunami) terbesar yang pernah ada di Kota Padang.

“Latihan kesiapsiagaan tsunami ini direncanakan berlangsung pada November 2025 dengan target partisipasi sekitar 200 ribu warga. Ini akan menjadi langkah nyata kita dalam meningkatkan edukasi kesiapsiagaan bencana dan semoga terlaksana dengan baik didukung seluruh sta­ke­hol­der terkait,” imbuhnya, menyoroti besarnya skala latihan yang akan melibatkan partisipasi ma­sya­rakat secara masif.

Baca Juga  Pj Wako Berharap PCNU Padang Bisa Berkolaborasi Berantas Tawuran

“Materi tentang kebencanaan dan kesiapsiagaan sudah masuk dalam muatan lokal atau kegiatan ekstrakurikuler. Tujuannya adalah untuk membentuk karakter generasi yang selalu siap siaga dalam me­ng­­hadapi potensi bencana, menjadikannya bagian dari budaya hidup sehari-hari,” jelasnya.

Peringatan HKB ini turut dihadiri oleh unsur For­kopimda Kota Padang, Sekretaris Daerah Kota Pa­dang, Andree Algamar, ber­sama para asisten dan ke­pala OPD. Hadir pula Ke­tua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Dt. Nan Sati (Wali Kota Padang periode 2004-2014), serta sejumlah penggiat kebencanaan dan perwakilan keluarga korban gempa 30 September 2009, menandakan kesatuan tekad dari masa lalu hingga kini. (brm)