AGAM/BUKITTINGGI

Bupati Agam Apresiasi Semangat Tunanetra Muslim dalam Syiar Islam

0
×

Bupati Agam Apresiasi Semangat Tunanetra Muslim dalam Syiar Islam

Sebarkan artikel ini
TABLIGH AKBAR— Bupati Agam, diwakili Kepala Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam, Drs. Surya Wendri, hadiri tabligh akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

AGAM, METRO–Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen penuh makna bagi Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (TMI) Provinsi Su­matera Barat. Acara tabligh akbar yang digelar di Surau Al Mukmin, Pasar Usang, Lubuk Basung, Ming­gu (28/9), dihadiri langsung oleh perwakilan Bupati Agam, Kepala Dinas Dal­duk KB PP dan PA, Drs. Surya Wen­dri.

Dalam sambutannya, Surya Wendri menyampaikan ap­resiasi tinggi kepada TMI yang dinilainya konsisten memperkuat ukhu­wah Islamiyah meski berada dalam keterba­tasan.

“Ini adalah orang-orang spesial yang penuh semangat dan komitmen dalam mensyiarkan ajaran Islam. Apa yang dilakukan TMI menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa keterbata­san bukanlah penghalang untuk berkontribusi dalam kebaikan,” ungkapnya.

Ia berharap, momentum peringatan Maulid Na­bi ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, saling menguatkan, dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua TMI Provinsi Sumbar, Febri Dayanto, menuturkan bahwa sejak berdiri pada tahun 2014, pihaknya terus berkomitmen menjadi wadah pembinaan, pemberdayaan, sekaligus sarana syiar Islam bagi kaum tunanetra di Sumatera Barat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar peringatan hari besar Islam, tetapi juga penguat silaturahmi serta ruang berbagi inspirasi bagi sesama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Ka­bu­paten Agam dan se­luruh pihak yang ikut berpartisipasi da­lam kegiatan ter­sebut. Du­kungan itu, menurutnya, menjadi penye­ma­­ngat bagi TMI untuk te­rus aktif berkontribusi di tengah masyarakat.

Acara tabligh akbar ter­sebut berlangsung khidmat dan dihadiri jamaah dari berbagai kalangan. Momen ini sekaligus memperlihatkan bahwa keterbata­san fisik tidak menghalangi semangat dalam me­rawat iman dan persaudaraan umat. (pry)