METRO PADANG

Oprit Jembatan dan Batu Beronjong Minimalisir Banjir di Batipuah Panjang

0
×

Oprit Jembatan dan Batu Beronjong Minimalisir Banjir di Batipuah Panjang

Sebarkan artikel ini
PEMBANGUNAN OPRIT JEMBATAN— Wali Kota Padang Fadly Amran mengecek progres pembangunan oprit jembatan dan pemasangan batu beronjong di Parak Buruk, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (27/9).

BATIPUAH PANJANG, METRO–Bila hujan deras tiba, warga Parak Buruk, Kelura­han Batipuh Panjang, Keca­matan Koto Tangah suka was-was. Resah daerahnya akan dihondoh banjir.

“Setiap hujan kami di sini pasti resah,” ungkap Joni, warga Parak Buruk, Sabtu (27/9).

Joni menyebut, warga yang berada di bantaran sungai lebih was-was lagi. Sebab, mereka yang ber­domisili di bantaran sungai kerap melihat air besar yang menggerus dinding sungai.

“Selama ini kalau hujan deras kami khawatir arus sungai makin menggerus tebing,” ungkap Yurnalis warga lain.

Keresahan warga akhir­nya terobati juga. Pada akhir pekan kemarin, Wali Kota Padang Fadly Amran datang ke lokasi. Me­lihat pembangunan op­rit jembatan dan pemasangan batu beronjong di Bati­puh Panjang. “Adanya be­ron­jong dan oprit ini membuat kami lebih tenang,” tambah Yurnalis.

Baca Juga  Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Andre Rosiade Minta PP 47/2024 Diterapkan 2025

Pembangunan oprit se­panjang 100 meter dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pa­dang, sementara batu be­ron­jong sepanjang 150 meter dilaksanakan oleh Ba­lai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan langkah cepat pemerintah dalam menjawab aduan masyarakat.

“Alhamdulillah pengerjaan berjalan dengan baik. Ini adalah respon atas keluhan warga, agar mereka merasa lebih aman dan nyaman. Kita ingin hasil pembangunan tidak hanya memperkuat jembatan, ta­pi juga benar-benar mem­­­beri manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Ko­ta Padang, Tri Hadiyanto, me­nyampaikan bahwa pem­bangunan oprit di Bati­puh Panjang merupakan bagian dari paket pembangunan jembatan tahap I yang juga dikerjakan di dua titik lain di Bungus Timur.

Baca Juga  Penguatan Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini, Wawako Perkuat Smart Surau Kepala Satuan Pendidikan

“Tahun ini total anggaran yang disiapkan melalui APBD Kota Padang se­besar Rp1,53 miliar. Untuk di Parak Buruk, proyek ini dikerjakan oleh CV Arsa Nusantara Persada sejak 22 Juli hingga 15 Desember 2025,” jelasnya.

Sementara itu, PPKOP BWS Sumatera V Padang, Satriawan, menekankan pentingnya pembangunan batu beronjong dalam men­­jaga stabilitas sungai.

“Selain melindungi infrastruktur jembatan, pembangunan beronjong ini juga melindungi pemukiman warga di bantaran sungai dari ancaman erosi,” terangnya.

Peninjauan dihadiri Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, Lurah Batipuh Panjang, Saputra Herianto, serta elemen masyarakat setempat yang menyambut hangat langkah cepat Pemko Padang. (brm)