PDG. PARIAMAN, METRO–Satu unit Bus Sinamar BA 7285 RM tujuan Payakumbuh-Padang hilang kendali hingga menabrak dua rumah warga di Kampung Apar Kandang Ampek, Kecamatan 2 ×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, Kamis (25/9) sekitar pukul 10.00 WIB.
Diduga, kecelakaan tunggal itu disebabkan bus mengalami pecah ban saat melaju dengan kecepatan tinggi. Akibat insiden nahas ini, sopir dan lima penumpangnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasat Lantas Polres Padangpariaman, Iptu Rudi Chandra, mengatakan, Bus tersebut datang dari arah Bukittinggi menuju Padang dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi, ban depan kanan pecah sehingga kendaraan hilang kendali, oleng ke kanan jalan dan langsung menabrak rumah warga.
“Bus dikemudikan oleh M (40), membawa lima orang penumpang, yakni NR (48), RC (48), E (55), Y (57), dan MB (75). Pascakecelakaan semuanya mengalami luka ringan akibat benturan setelah menabrak rumah,” kata Iptu Rudi kepada wartawan.
Iptu Rudi menjelaskan, warga setempat langsung memberikan pertolongan kepada sopir dan lima penumpangnya. Keenam korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kayu Tanam dan setelah mendapatkan perawatan, semuanya diperbolehkan pulang.
“Rumah warga yang tertabrak masing-masing milik Y (52) dan R (71), dan menyebabkan kerusakan pada dinding rumah dan bagian depan bangunan akibat benturan bus. Pasalnya, akibat kecelakaan itu mengalami kerugian materil puluhan juta,” tutur Iptu Rudi.
Ditambahkan Iptu Rudi, bus yang mengalami kecelakaan tunggal sudah diamankan di Satlantas Lubuk Alung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Atas kejadian ini, kami mengimbau para pengemudi untuk selalu waspada dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian. Pastikan kendaraan aman dan tertib dalam berlalu lintas untuk mencegah kejadian serupa,” tutup dia. (ozi)






