DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padangpanjang menggelar rapat persiapan pengembangan event kerajinan daerah tahun 2025 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota. Rapat dipimpin Ketua Dekranasda, Ny. Maria Feronika, dan melibatkan para pelaku UMKM se-Kota Padangpanjang.
Turut hadir Wakil Ketua Ny. Sri Wahyuni, Sekretaris Sri Hidayani, serta Kabid Perdagangan dan Perindustrian Azani Maizuar. Sebanyak 25 pelaku UMKM dari berbagai sektor juga mengikuti kegiatan ini.
Dalam arahannya, Maria menekankan pentingnya kekompakan seluruh anggota. “Saya berharap kita bisa semakin solid, salah satunya melalui keseragaman seragam. Selain itu, produk yang dijual di stan pameran sebaiknya tidak hanya pakaian, tetapi juga makanan cepat saji agar memberi keuntungan lebih,” ujarnya.
Salah satu pelaku UMKM, Dessi, produsen Kerupuk Talas, mengusulkan agar informasi setiap kegiatan disampaikan lebih awal. “Pembuatan produk membutuhkan waktu yang cukup lama, jadi pemberitahuan yang lebih dini sangat membantu,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Maria mengajak seluruh anggota aktif berdiskusi. “Saya berharap ke depan kita selalu berkomunikasi dan saling memperbarui informasi agar setiap kegiatan bisa dipersiapkan lebih matang,” tegasnya.
Komitmen Dukung UMKM dan Perajin Lokal
Dekranasda Padangpanjang juga menegaskan komitmennya mendukung UMKM dan perajin lokal saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dekranas 2025 di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (23/9).
Ketua Dekranasda, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, menyebut Rakernas menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas karya perajin. “Kami akan terus mendukung perajin agar menghasilkan karya terbaik dan dikenal luas. Rakernas ini juga menjadi ajang evaluasi atas kegiatan 2024, sehingga pada 2025 kita bisa menutupi kekurangan yang ada,” ungkapnya.
Rakernas dibuka Ketua Dekranas Ny. Selvi Ananda Gibran dan diikuti seluruh Ketua Dekranasda se-Indonesia. Dari Padangpanjang, Wakil Ketua Ny. Sri Wahyuni bersama jajaran mengikuti secara virtual dari Aula Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM.
Dalam arahannya, Selvi Ananda mengapresiasi semangat peserta dan mendorong Dekranasda daerah memanfaatkan forum sebagai ajang berbagi masalah sekaligus mencari solusi. “Dekranas adalah mitra pemerintah, jadi harus sejalan dengan visi dan misi untuk memajukan UMKM dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Sri Wahyuni menambahkan harapan agar produk perajin Padangpanjang semakin diminati masyarakat. “Kami akan terus melakukan pembinaan agar lahir perajin-perajin baru di berbagai bidang,” katanya.
Tampil di Pameran Nasional
Seiring Rakernas, produk unggulan Padangpanjang turut meramaikan Indonesia Tourism and Trade Expo 2025 dan Gebyar UMKM, Perdagangan, Koperasi, dan Produk Unggul Daerah di Atrium Grand Pramuka Square, Jakarta, Rabu (24/9).
Pameran dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh Ny. Maria Feronika Hendri dan berlangsung hingga Sabtu (27/9). Dekranasda menghadirkan lima UMKM lokal: Minang Kayo Leather, Dessy Taleh, Bumbu Wan Alan, Mahya Krang Keju, dan Rendang Telor Witri.
“Pameran ini kesempatan besar untuk memperkenalkan produk unggulan Padangpanjang. Dengan banyaknya pengunjung, peluang pesanan tentu terbuka lebar. Jika produk kita diminati, otomatis perekonomian masyarakat akan meningkat,” ujar Maria.
Ia berharap keikutsertaan ini mampu memperkuat posisi pelaku usaha lokal sebagai tulang punggung perekonomian daerah, sekaligus menarik minat para perantau.
“Kami ingin produk Padangpanjang dikenal luas dan banjir pesanan. Bagi perantau yang rindu cita rasa kampung halaman, silahkan kunjungi stan UMKM kami,” pungkasnya. (rmd)






