BERITA UTAMA

Ngeri! Gadis asal Mentawai Bakar Diri di Kamar Kos, Teriak Minta Tolong hingga Diselamatkan Warga, Korban Sempat Cekcok dengan Pacar

0
×

Ngeri! Gadis asal Mentawai Bakar Diri di Kamar Kos, Teriak Minta Tolong hingga Diselamatkan Warga, Korban Sempat Cekcok dengan Pacar

Sebarkan artikel ini
OLAH TKP— Tim Polsek Padang Barat melakukan olah TKP di kamar kos gadis asal Mentawai yang nekat membakar dirinya usai cekcok dengan pacarnya.

PADANG, METRO–Ngeri. Seorang perem­puan muda asal Kabupaten Kepulauan Mentawai ne­kat  melakukan aksi perco­baan bunuh diri dengan cara membakar tubuhnya di dalam kamar kos, Jalan Kampung Sebelah III, Ke­lurahan Berok Nipah, Ke­camatan Padang Barat, Kota Padang.

Akibatnya, korban ber­nama Rieke Franda Fitito (20) mengalami luka bakar yang sangat parah di seku­jur tubuhnya. Warga seki­tar yang mendengar teria­kan korban meminta to­long, langsung mendatangi kamar kos korban dan me­ne­mukan pintu terkunci.

Warga pun terpaksa memecahkan kaca jendela kamar kos. Setelah itu, war­ga mengevakuasi kor­ban ke rumah sakit untuk men­dapatkan perawatan inten­sif. Diduga, motif kor­ban yang berniat meng­akhiri hidupnya terkait de­ngan permasalahan asmara.

Kapolsek Padang Barat AKP Dwi Angga Prasetyo mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin (22/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Hingga kini, korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.

“Korban mengalami lu­ka bakar 50 persen. Saat ini belum bisa kita mintai kete­rangan karena masih ma­sih dirawat intensif di ru­mah sakit. Korban meru­pakan seorang perantau, asal Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dia belum men­dapat pekerjaan di Kota Padang,” kata AKP Dwi Angga, Selasa (23/9).

Dijelaskan AKP Dwi Angga, sebelum kejadian, korban sempat terlihat oleh tetangga ketika itu cekcok dengan seorang pria yang diduga pacar­nya. Setelahnya, korban sempat menghubungi pe­milik kontrakan.

“Korban memberitahu­kan bahwa akan memper­panjang kontrakan satu bulan lagi, tapi pemilik kon­trakan mengatakan sesuai­kan saja dengan kesepaka­tan bahwa sudah ada yang penghuni baru,” katanya.

Namun, sekitar sete­ngah jam kemudian, pemi­lik kontrakan mendapat laporan dari tetangga kor­ban bahwa ada kebakaran. Ternyata, kebakaran itu berasal dari kamar korban. Dari keterangan saksi, , tetangga tersebut lang­sung memecahkan kaca kamar kontrakan dan mem­buka pintu kamar.

“Saksi bernama Afrizal (43) yang juga penghuni kontrakan, saat itu melihat api berkobar dari dalam kamar dan berusaha untuk menyelamatkan korban dengan cara memecahkan kaca jendela untuk mem­buka pintu,” tutur dia.

Ditambahkan AKP Dwi Angga, saksi berusaha menyelamatkan korban yang terbakar dengan me­nyiramkan air ketu tubuh korban. Selanjutnya, saksi mengeluarkan korban dari kamar lalu membungkus tubuh korban dengan kain, dan membawa korban ke Rumah Sakit Tentara (RST) menggunakan becak motor sampah.

“Kesaksian lain dari tetangga kamar kontrakan korban bernama Sintia Marisa (33), menjelaskan sebelumnya korban sem­pat cekcok dengan seorang pria yang diduga adalah pacar korban. Beruntung api berhasil dipadamkan warga bersama penghuni kontrakan lain sehingga tidak sempat merembet ke kamar lainnya,” ungkap dia.

AKP Dwi Angga, pe­ristiwa itu dilaporkan war­ga kepada Kasi Trantib Kelurahan Berok Nipah, Harianto lalu diteruskan ke Polsek Padang Barat. Petu­gas langsung mendatangi lokasi, mengamankan tem­pat kejadian, memasang garis polisi, serta mela­kukan olah TKP awal.

“Korban sempat diba­wa ke RST mendapat pera­watan awal, namun pihak rumah sakit menyatakan perawatan lanjutan tidak bisa dilakukan. Akhirnya korban dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Di rumah sakit, kami juga menemui keluarga korban,” kata dia.

Dikatakan AKP Dwi Ang­ga, hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan menunggu pro­ses lanjutan di RSUP M Dja­mil Padang. Berdasarkan hasil pemerik­saan awal, korban diduga melakukan percobaan bu­nuh diri.

“Terkait penyebab aksi bakar diri ini, masih kami selidiki. Kami sudah mela­kukan olah TKP dan akan memintai keterangan dari saksi-saksi. Untuk perkem­bangan lebih lanjut, akan kita sampaikan ke publik,” tukas AKP Dwi Angga. (brm)