PADANG, METRO–Ngeri. Seorang perempuan muda asal Kabupaten Kepulauan Mentawai nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan cara membakar tubuhnya di dalam kamar kos, Jalan Kampung Sebelah III, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.
Akibatnya, korban bernama Rieke Franda Fitito (20) mengalami luka bakar yang sangat parah di sekujur tubuhnya. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban meminta tolong, langsung mendatangi kamar kos korban dan menemukan pintu terkunci.
Warga pun terpaksa memecahkan kaca jendela kamar kos. Setelah itu, warga mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Diduga, motif korban yang berniat mengakhiri hidupnya terkait dengan permasalahan asmara.
Kapolsek Padang Barat AKP Dwi Angga Prasetyo mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin (22/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Hingga kini, korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.
“Korban mengalami luka bakar 50 persen. Saat ini belum bisa kita mintai keterangan karena masih masih dirawat intensif di rumah sakit. Korban merupakan seorang perantau, asal Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dia belum mendapat pekerjaan di Kota Padang,” kata AKP Dwi Angga, Selasa (23/9).
Dijelaskan AKP Dwi Angga, sebelum kejadian, korban sempat terlihat oleh tetangga ketika itu cekcok dengan seorang pria yang diduga pacarnya. Setelahnya, korban sempat menghubungi pemilik kontrakan.
“Korban memberitahukan bahwa akan memperpanjang kontrakan satu bulan lagi, tapi pemilik kontrakan mengatakan sesuaikan saja dengan kesepakatan bahwa sudah ada yang penghuni baru,” katanya.
Namun, sekitar setengah jam kemudian, pemilik kontrakan mendapat laporan dari tetangga korban bahwa ada kebakaran. Ternyata, kebakaran itu berasal dari kamar korban. Dari keterangan saksi, , tetangga tersebut langsung memecahkan kaca kamar kontrakan dan membuka pintu kamar.
“Saksi bernama Afrizal (43) yang juga penghuni kontrakan, saat itu melihat api berkobar dari dalam kamar dan berusaha untuk menyelamatkan korban dengan cara memecahkan kaca jendela untuk membuka pintu,” tutur dia.
Ditambahkan AKP Dwi Angga, saksi berusaha menyelamatkan korban yang terbakar dengan menyiramkan air ketu tubuh korban. Selanjutnya, saksi mengeluarkan korban dari kamar lalu membungkus tubuh korban dengan kain, dan membawa korban ke Rumah Sakit Tentara (RST) menggunakan becak motor sampah.
“Kesaksian lain dari tetangga kamar kontrakan korban bernama Sintia Marisa (33), menjelaskan sebelumnya korban sempat cekcok dengan seorang pria yang diduga adalah pacar korban. Beruntung api berhasil dipadamkan warga bersama penghuni kontrakan lain sehingga tidak sempat merembet ke kamar lainnya,” ungkap dia.
AKP Dwi Angga, peristiwa itu dilaporkan warga kepada Kasi Trantib Kelurahan Berok Nipah, Harianto lalu diteruskan ke Polsek Padang Barat. Petugas langsung mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian, memasang garis polisi, serta melakukan olah TKP awal.
“Korban sempat dibawa ke RST mendapat perawatan awal, namun pihak rumah sakit menyatakan perawatan lanjutan tidak bisa dilakukan. Akhirnya korban dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Di rumah sakit, kami juga menemui keluarga korban,” kata dia.
Dikatakan AKP Dwi Angga, hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan menunggu proses lanjutan di RSUP M Djamil Padang. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga melakukan percobaan bunuh diri.
“Terkait penyebab aksi bakar diri ini, masih kami selidiki. Kami sudah melakukan olah TKP dan akan memintai keterangan dari saksi-saksi. Untuk perkembangan lebih lanjut, akan kita sampaikan ke publik,” tukas AKP Dwi Angga. (brm)






