METRO SUMBAR

Cegah Bullying di Sekolah, Roni Richardo Ajak Orang Tua dan Guru Ikut Lindungi Siswa

0
×

Cegah Bullying di Sekolah, Roni Richardo Ajak Orang Tua dan Guru Ikut Lindungi Siswa

Sebarkan artikel ini
BAGIKAN SARAPAN— Roni Richardo membagikan snack, susu dan roti pada para siswa dan guru, sebagai penganti sarapan pagi.

PESSEL, METRO–Masyarakat diminta tidak tinggal diam kalau menemukan kasus ke­ke­rasan terhadap anak-anak. Pasalnya, perlakuan buruk tersebut akan menimbulkan traumatik pada ge­nerasi muda penerus bangsa.  Ajakan tersebut disampaikan Legislator Partai Amanat Nasional ( PAN)  DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Dapil 5 Roni Ri­chardo, saat turun ke Se­kolah Menengah Pertama ( SMP) di enam Kecamatan, di daerah pemilihanya . Kegiatan dikemas so­sialiasi pendampingan untuk pencegahan perudu­ngan , kekerasan dan into­leransi tingkat sekolah menengah pertama, Ketua Fraksi PAN DPRD Pessel itu, Roni Richardo juga membagikan snack, susu dan roti pada para siswa dan guru, sebagai penganti sarapan pagi. Sosialiasi Perundungan, serta pembagian snack, susu dan roti dimulai Roni ( Selasa 16 September 2025) dari Kecamatan Silaut, SMP N 1 Silaut, SMP N 2 Silaut SMP N 3 Silaut dan SMP N 4 Silaut.

Di tanggal 17 September 2025, Legislator DPRD Pessel itu kembali melanjutkan kegiatan dengan  bertatap muka, serta ta­nya jawab dengan siswa – siswi di SMP N 1 Lunang, SMP N 2 Lunang, SMP N 3 Lunang dan SMP N 4 Lunang. Antusias ditunjukan siswa – siswi SMP N 1 Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, saat politisi Partai Amanat Nasional Roni Richardo DPRD Pessel itu menyampaikan sosialiasi pendampingan untuk pencegahan perudungan , kekerasan dan intoleransi tingkat sekolah menengah pertama. Rabu 18 September 2025.

Dalam setiap pertemuan dengan siswa – siswi, Roni Richardo tidak lupa membagikan snack, susu dan roti pada pelajar. Hal itu juga dilaksanakan nya di SMP N 5 Airpura, SMP N 1 Airpura,SMP N 3 Airpura, dan SMP N 4 Airpura. Jumat 19 September 2025. Disampaikan Ketua Fraksi PAN DPRD Pessel Roni Richardo, kegiatan ini dilaksanakan melalui dana po­kok pikiran yang dititipkan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Baca Juga  Kadispora Pessel: Anggaran Pulau Semangki Hanya untuk BBM dan Konsumsi Petugas

Dirinya mengatakan, adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini, selain untuk menyerap aspirasi ge­nerasi muda khususnya pelajar, kegiatan ini juga mengajak pelajar stop bullying bagi pelajar.

Bullying atau perundungan yaitu tindakan agresif dan berulang yang dilakukan seseorang atau kelompok untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun mental.Seperti, pukulan, ejekan, hinaan, mengucilkan, perundu­ngan yang dilakukan di media sosial. “Kita mengajak pada semua pihak, termasuk guru, pelajar dan orang tua untuk bersama  – sama tidak lagi mendukung hal – hal negatif dari bullying, yang dapat merugikan ma­sa depan generasi muda kita,” ucap Politisi Partai Amanat Nasional DPRD Pessel, dapil 5 Roni Richardo.

Baca Juga  Biaya Haji Naik Tahun 2024, Asli Chaidir: Kita Sudah Berjuang Melobi Arab Saudi

Disampaikanya,  sebagai generasi muda pe­nerus tongkat estafet pembangunan harus mampu mengisih kegiatan dengan hal – hal yang positif,  ke­timbang kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua, dan orang tua.

Selain itu, Roni  Richardo dengan pembagian pe­nganti sarapan pagi pada siswa berupa snack, susu dan roti, juga bentuk dukungan pada program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran, point tiga “ Meningkatkan kualitas hi­dup bangsa, dengan memperkuat pembangunan sum­ber daya manusia (SDM), ilmu pengetahuan, dan teknologi. Misi ini mencakup peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan prestasi olahraga,”  Lebih lanjut, sosialiasi pendampingan untuk pencegahan perudungan , kekerasan dan intoleransi tingkat sekolah menengah pertama akan dilaksanakan dua kali seminggu.  “Kita berharap dengan kegiatan sosialiasi bisa menambah wawasan pada generasi muda dan pelajar untuk “ Stop Bullying pada pelajar,” sambungnya. Ke­giatan kali itu mendapat respon positif dari kepala sekolah, guru dan siswa- siswi. (rio)