PADANG, METRO–Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-7 Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sumatera Barat melahirkan pemimpin baru. Para utusan dari kabupaten dan kota se-Sumbar secara aklamasi sepakat memilih Nanda Satria sebagai Ketua Pengprov Lemkari Sumbar periode 2025–2030.
Musprov berlangsung di The ZHM Premiere Hotel Padang, Minggu (21/9), dengan suasana penuh semangat kebersamaan. Hadir langsung Ketua Umum PB Lemkari, Mayjen Mar (Purn) Bambang Sutrisno, yang sekaligus membuka acara secara resmi.
Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Penasehat PB Lemkari, Leonardy Harmainy, SIP, MH, Dt Bandaro Basa, Ketua Forki Sumbar yang diwakili Mirkadri Miyar, Anggota Dewan Guru Lemkari Letkol TNI Arie Marzuki, serta sejumlah tokoh dan senior Lemkari Sumbar seperti Kandris Asrin dan Sutrisno AB.
Ketua Panitia Pelaksana, Agusmardi, dalam laporannya menjelaskan bahwa Musprov ini tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga merumuskan strategi pembinaan prestasi karateka Lemkari Sumbar. Target utama adalah memperkuat kontribusi atlet Lemkari bagi Tim Forki Sumbar dalam menghadapi PON 2028, serta persiapan untuk berbagai ajang resmi PB Lemkari dan PB Forki.
Ketua Pengprov Lemkari Sumbar periode 2020–2025, Yozarwardi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran selama masa kepemimpinannya. Ia juga berharap Musprov ke-7 menjadi momentum kebangkitan Lemkari untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Saya memohon maaf bila masih ada kekurangan selama saya memimpin. Semoga kepemimpinan berikutnya bisa membawa Lemkari Sumbar semakin maju,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Forki Sumbar yang diwakili Mirkadri Miyar. Ia menekankan pentingnya sinergi antarperguruan karate di bawah Forki, termasuk Lemkari, demi melahirkan atlet yang bisa bersaing di level nasional hingga internasional.
Sementara itu, Ketum PB Lemkari, Bambang Sutrisno, memberikan motivasi khusus bagi Lemkari Sumbar. Ia mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang solid sebagai pondasi untuk meraih prestasi lebih tinggi.
“Cabang Lemkari di kabupaten dan kota harus memperkuat manajemen organisasi. Prestasi hanya bisa dicapai dengan kerja sama yang terencana dan disiplin. Dengan bismillahirrahmanirrahim, Musprov Lemkari ke-7 saya nyatakan resmi dibuka,” tegasnya.
Pembukaan Musprov semakin meriah dengan penampilan atraksi budaya dan olahraga. Sejumlah atlet Lemkari menampilkan Tari Piring khas Minangkabau, lengkap dengan adegan menari di atas pecahan kaca, yang memukau para tamu undangan.
Dalam sidang pleno, setelah menerima dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan 2020–2025, peserta Musprov yang dipimpin Firdaus Ilyas, Dr. Syofirman Syofyan, SH, dan Yunaldi Al, sepakat secara aklamasi menunjuk Nanda Satria sebagai Ketua Umum Pengprov Lemkari Sumbar periode 2025–2030.
Proses pengukuhan Nanda berlangsung penuh makna. Ia dikenakan karategi (baju karate) oleh Sekretaris Dewan Guru, Ferry Suardi (Dan VII), serta disematkan sabuk hitam oleh Letkol Inf Arie Marzuki bersama Ketum PB Lemkari, disaksikan oleh para tokoh senior Lemkari.
Dengan mengenakan baju karate, Nanda Satria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sumbar itu, menyampaikan sambutan perdana sebagai ketua terpilih.
“Terima kasih atas amanah yang diberikan. Mari kita bergandengan tangan untuk membesarkan Lemkari, perguruan karate tertua di Sumatera Barat ini. Saya yakin dengan kebersamaan, kita bisa mencetak atlet berprestasi yang membanggakan daerah dan bangsa,” ujar Nanda.
Nanda juga menegaskan bahwa dirinya siap melanjutkan tradisi prestasi Lemkari, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam membina generasi muda Sumbar melalui karate. (rom)






