SOLOK, MERTRO–Wakil Bupati Solok Candra kembali menyoroti potensi besar sektor pertanian yang dimiliki Kabupaten Solok. Khususnya komoditas kopi di Paninggahan. Menurutnya Kopi Rimbo Ulu Paninggahan sudah ada sejak zaman Belanda dan dulunya merupakan kawasan hutan.
Berkat kerja sama pemerintah nagari dan kabupaten, kawasan ini kini sudah keluar dari status hutan seluas 1.050 hektar,” jelasnya.
Dia juga menyatakan kesiapan nagari Paninggahan dalam mendukung program hilirisasi Kementerian Pertanian dalam pengembangan produk-produk pertanian, termasuk kopi.
“Kami optimis dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, potensi kopi Paninggahan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tuturnya.
Pemerintah daerah juga berharap adanya komitmen pemerintahan pusat dalam mendukung pengembangan kopi Paninggahan. Kopi ini sudah memiliki nilai sejarah dan potensi besar.
Dengan komoditi Kopi ini jelas akan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan daerah Kabupaten Solok pada umumnya. (vko)





