PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pedagang Terdampak Kebakaran Terima 4,1 Ton Beras

0
×

Pedagang Terdampak Kebakaran Terima 4,1 Ton Beras

Sebarkan artikel ini
SALURKAN BERAS— Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, didampingi Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta salurkan bantuan beras untuk pedagang terdampak kebakaran di Pasar Payakumbuh.

POLIKO, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menya­lurkan bantuan berupa 4.104 kilogram beras Cadangan Pangan Peme­rintah Daerah (CPPD) kepada pedagang dan ma­syarakat yang terdampak kebakaran di Blok Barat Pasar Payakumbuh. Pe­nyaluran ini dilakukan di Posko Kebakaran Pasar Payakumbuh, Jumat (19/9) dan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, didampingi Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta. “Berdasarkan data dari Pemko Payakumbuh, bantuan ini akan kita berikan untuk 274 kepala keluarga (KK) atau 912 jiwa yang menjadi korban terdam­pak langsung dari kebakaran,” kata Gubernur Mahyeldi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggap darurat sekaligus upaya pemerintah dalam meri­ngankan beban masya­rakat yang kehilangan mata pencaharian pascakebakaran besar yang terjadi pada 26 Agustus 2025. Mahyeldi menjelaskan, cadangan pangan pemerintah daerah merupakan salah satu instrumen dalam Cadangan Pa­ngan Nasional yang berfungsi mengantisipasi krisis pangan, gejolak harga, serta bencana alam maupun sosial. “Beras cada­ngan ini kita salurkan untuk membantu masya­rakat yang terdampak bencana, dalam hal ini kebakaran besar di Pasar Payakumbuh,” ucapnya. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat sambil pemerintah dae­rah memulihkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan pasar,” tukuknya.

Mahyeldi menekankan bahwa program CPPD bukan hanya untuk kondisi darurat, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam menjaga ke­tahanan pangan di Suma­tera Barat. Pemanfaatan cadangan pangan ini bisa dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota de­ngan prosedur permohonan resmi kepada pro­vinsi, terutama ketika terjadi bencana, gejolak harga, atau kekurangan pa­ngan.

Baca Juga  HUT TNI ke-75 Digelar secara Virtual "TNI Kuat Bersama Rakyat"

Kepala Dinas Pangan Sumbar, Iqbal Ramadi Payana, menjelaskan bahwa stok CPPD yang dimiliki provinsi saat ini mencapai 141,8 ton, tersimpan di gudang-gudang Perum Bulog Kanwil Sumbar dan siap didistribusikan kapan saja jika terjadi bencana serupa.

“Setiap jiwa menerima 4,5 kilogram beras. Jumlah ini dihitung berdasarkan kebutuhan harian 0,3 kilogram per orang untuk jangka waktu 15 hari. Kami berharap ini bisa membantu keluarga korban dalam memenuhi kebutuhan dasar sambil me­nunggu pemulihan eko­nomi di pasar,” ujarnya.

Selain bantuan dari provinsi, Pemko Payakumbuh juga menyalurkan beras cadangan pemerintah kota yang disimpan di gudang Bulog.

Bantuan ini diperuntukkan bagi 167 jiwa terdampak dengan total 751,5 kilogram beras yang akan dibagikan pada minggu ini. Dengan demikian, total bantuan pangan yang diberikan pemerintah, baik provinsi maupun kota, ditujukan bagi 1.079 jiwa terdampak, dengan total beras mencapai 4.855,5 kilogram.

Baca Juga  Tipikor Polres Limapuluh Kota Selidiki 4 Dugaan Kasus Korupsi

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sumbar dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

Menurutnya, selain bantuan beras, pemerintah provinsi juga telah mengalokasikan dana relokasi pasar untuk mempercepat proses pemulihan.

“Kebakaran ini memukul ekonomi para pedagang kita. Karena itu, Pemko Payakumbuh terus be­rupaya menggalang berbagai bantuan, baik dari pemerintah provinsi maupun pihak swasta, agar aktivitas perdagangan bisa segera pulih. Bantuan beras ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masya­ra­kat,” ucap Zulmaeta.

Ia menambahkan, ban­tuan ini akan dibagikan secara langsung kepada pedagang dan ma­sya­rakat terdampak melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Zulmaeta juga mengajak seluruh korban untuk tetap tabah dan optimis dalam menghadapi situasi sulit ini. “Semoga kebersamaan yang kita pupuk bersama dapat mempercepat pemulihan, sehingga geliat ekonomi di Pasar Payakumbuh se­gera kembali seperti sedia kala,” pungkasnya.  (uus)