Sama seperti Juventus, Paris St-Germain begitu dominan di Liga Prancis. Tapi pertanyaannya, kapan Les Parisiens bisa berjaya di kompetisi Eropa?
PSG baru saja memastikan diri jadi juara Ligue 1 musim ini bahkan dengan tidak bertanding. Ini setelah hasil imbang Lille 0-0 kontra Toulouse, beberapa jam sebelum PSG menjamu AS Monaco di Parc des Princes, Senin (22/4) dinihari WIB.
PSG lantas memantapkan gelar juara dengan kemenangan 3-1 atas Monaco lewat hat-trick Kylian Mbappe. Dengan total 84 poin yang dimiliki PSG, selisih 10 poin tak lagi mungkin terkejar oleh Lille di sisa lima laga.
Bagi PSG gelar ini terasa melegakan setelah kegagalan mereka di babak 16 besar Liga Champions saat disingkirkan Manchester United. Belum lagi, PSG sempat dalam tren buruk karena selalu gagal menang dalam tiga laga terakhir yang menunda pesta juara mereka.
”Kami dalam bahaya sepanjang babak pertama, kami tidak tampil dalam bentuk terbaik kami. Tapi kami tetap tampil bagus,” ujar pelatih PSG Thomas Tuchel.
PSG meraih kemenangan 3-1 atas AS Monaco. Itu menjadi laga pertama PSG setelah resmi menjadi juara Liga Prancis, yang mereka dapat beberapa jam sebelumnya tanpa bertanding lantaran pesaing terdekanya, Lille, bermain imbang Toulouse.
Meski sudah jadi kampiun, PSG tetap tampil beringas di kandangnya sendiri, Parc des Princes. Kylian Mbappe memborong seluruh gol kemenangan PSG di menit 15, 38 dan 55. Sementara gol balasan Monaco dihasilkan Aleksandr Golovin pada menit 80.
Selain hat-trick Mbappe dan diraihnya titel juara, duel dengan Monaco juga membawa kegembiraan lain bagi fans PSG. Neymar melakukan comeback di laga tersebut setelah masuk lapangan di awal babak kedua.
Kembalinya Neymar disambut sangat meriah oleh suporter tuan rumah. Bintang asal Brasil itu absen karena cedera parah saat menghadapi Strasbourg pada 23 Januari.
”Kami bermain dengan ritme yang oke sepanjang sejam. Setelah gol ketiga, kami sedikit kehilangan penguasaan bola. Tapi yang penting kami menang. Memang selalu sulit,” sambungnya,
Ini adalah gelar keenam PSG dalam tujuh musim terakhir. Satu-satunya kegagalan mereka adalah saat Monaco jadi juara dua musim lalu. Hanya Juventus yang punya rekor lebih baik ketimbang PSG dengan delapan gelar liga beruntun.
Tapi sama halnya dengan Juve, PSG cuma bisa mendominasi kompetisi lokal tanpa berprestasi di level Eropa. Pencapaian terbaik PSG sejak diambil alih Qatar Investment Authority adalah perempatinal sedari 2013 hingga 2016. Bahkan dalam tiga musim terakhir mereka mentok di 16 besar.
Dengan belanja besar yang sudah dilakukan termasuk mendatangkan Neymar dan Mbappe, fans tentu berharap lebih dari PSG di musim-musim berikutnya. ”Jika kami memenangi Piala Prancis, musim ini terbilang sukses, gelar juara menunjukkan hasil kerja keras kami.”
”Tujuan utamanya adalah Liga Champions, tapi bahkan Juventus saja menunggu hingga delapan tahun. Tapi target minimal kami setiap tahunnya adalah meraih dobel, dan itu sudah tercapai.” (*/ren)





