LB. BUAYA, METRO–Menteri Pertanian Amran Sulaiman didampingi Wali Kota Padang Fadly Amran dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah melakukan kunjungan kerja ke Pasar Lubuk Buaya, Koto Tangah, pada Selasa (16/9) pagi.
Kedatangan Mentan bertujuan untuk memantau langsung kondisi pasar serta meninjau harga dan pasokan bahan pokok. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan.
Dalam kunjungannya, Menteri Amran menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang atas kerja sama yang baik.
Mentan juga memastikan stabilitas harga kebutuhan pangan nasional menjelang akhir tahun. Menurut Mentan, operasi pasar yang masif di seluruh Indonesia telah berhasil menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
“Kami menerima laporan bahwa harga pangan telah turun secara signifikan di seluruh Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengonfirmasi hal ini, di mana inflasi kita turun dari 2,7% bulan lalu menjadi 2,1% saat ini,” ujar Amran.
Untuk menjaga tren positif tersebut, ia menyatakan bahwa program operasi pasar kemungkinan besar akan diperpanjang hingga Februari 2026.
Amran juga menepis kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan beras dan menegaskan bahwa stok nasional sangat mencukupi.
“Stok beras kita, khususnya jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), masih sangat banyak. Dari total stok yang ada, baru sekitar 200 ribu ton yang tersalurkan, sementara masih ada lebih dari satu juta ton yang siap didistribusikan. Jadi, tingginya permintaan tidak menjadi masalah,” terangnya.
Mentan juga mengungkapkan bahwa operasi pasar besar-besaran yang dilakukan pemerintah telah berkontribusi pada stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras. Kondisi ini tercermin dari angka inflasi nasional yang turun dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen (year on year).
“Kita lihat data BPS menunjukkan angka inflasi turun. Hal ini menunjukkan harga-harga penyumbang inflasi itu relatif stabil,” ungkapnya.
Mentan Amran juga menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP akan terus dilakukan hingga Desember 2025, bahkan bila perlu dilanjutkan hingga awal tahun 2026. Hal ini didukung oleh stok beras pemerintah yang berada dalam posisi kuat.
Mentan Amran juga menerangkan bahwa kondisi pangan saat ini telah berangsur-angsur membaik. Ia menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras aman dan operasi pasar terus digencarkan.
Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran juga menegaskan akan terus mengawal harga baik di tingkat konsumen maupun petani. Ia menekankan akan menjaga agar harga gabah di tingkat petani tetap dibeli sesuai dengan ketetapan pemerintah.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut mendampingi, menjelaskan bahwa stabilitas harga di tingkat lokal tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Harga pangan di Padang relatif stabil berkat dukungan Kementerian Pertanian dan pemangku kepentingan lainnya. Selain operasi pasar, kami secara rutin menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di setiap kecamatan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau,” jelas Fadly.
Wako juga berharap dengan kunjungan Menteri Amran ini, dapat menjadi perhatian lebih lanjut bagi pemerintah pusat untuk membantu Pemerintah Kota Padang mengatasi masalah yang dihadapi para pedagang, terutama terkait infrastruktur pasar dan keramaian pembeli.
Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Lubuk Buaya, Afni menyampaikan harapannya agar disediakan tempat lebih baik, sehingga kunjungan pembeli dapat meningkat.
Dia menyoroti kondisi fisik pasar yang kurang memadai. Saat hujan, atap yang rusak membuat mereka basah. “Atap bagian atas ini bila hujan kami basah dan lanyah,” ungkapnya.
Tak hanya itu, lampu-lampu di area pasar juga banyak yang mati, menambah ketidaknyamanan bagi para pedagang dan pembeli. Meskipun demikian, para pedagang tetap gigih berjualan dari subuh hingga sore hari. Para pedagang berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dapat menjadi jawaban atas berbagai keluhan tersebut. (fan)






