METRO BISNIS

Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp 200 T untuk Bank Umum, Daya Beli Masyarakat Diyakini akan Meningkat

0
×

Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp 200 T untuk Bank Umum, Daya Beli Masyarakat Diyakini akan Meningkat

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA— Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat diwawancarai wartawan.

JAKARTA, METRO–Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuat kebijakan menyalurkan Rp 200 triliun dana pemerintah di Bank Indonesia (BI) ke bank umum. Langkah ini sebagai sebagai kredit produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Chief Economist PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sekaligus CEO BRI Research Institute, Anton Hendranata optimis kebijakan ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Terutama dalam aspek pembukaan lapangan kerja dan UMKM.

Anton berharap, dana ini bisa menggerakan sektor riil, mempercepat pembangunan, serta menghidupkan kembali aktivitas UMKM dan infrastruktur yang selama ini menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Baca Juga  Gandeng Partner Tier-1, PLN Group Siap Produksi Solar Panel Dengan Teknologi Mutakhir

“Secara makro, kebijakan ini berpotensi menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru. Kredit produktif dapat membantu mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya beli masya­rakat,” ujar Anton, Selasa (16/9).

Dia meyakini bahwa kebijakan Menku Purbaya sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dengan dampak langsung hingga ke lapisan masya­rakat terbawah. Namun, keberhasilan kebijakan ini akan ditentukan oleh sinergi antara Kementerian Keuangan, BI, dan bank umum.

“Kebijakan Rp 200 triliun ini berpotensi besar menjadi momentum baru bagi perekonomian, ter­utama dalam mendukung UMKM, menciptakan la­pangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” jelasnya.

Baca Juga  Ada Upaya Penipuan Mengatasnamakan Rekrutmen Bersama BUMN, PLN Imbau Waspadai Pungli dan Cermati Informasi

Belajar dari pengalaman internasional, seperti TLTRO di Uni Eropa atau PSL di Tiongkok, Anton menilai Indonesia punya peluang untuk menjadikan kebijakan Rp 200 triliun ini sebagai momentum baru.

“Dengan semangat kolaborasi dan kewaspadaan, kebijakan ini dapat menjadi langkah berani yang membawa hasil nyata bagi bangsa. Mari dukung dengan optimisme, tetapi tetap menjaga mata terbuka untuk memastikan setiap langkah diambil dengan bijak,” pungkasnya. (jpg)