INDARUNG, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memacu percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya pemenuhan gizi bagi peserta didik, ibu hamil, dan balita. Senin (15/9), program tersebut resmi soft launching perdana di empat sekolah, salah satunya di SD Semen Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan yang menjadi sekolah pertama penerima MBG.
Sebanyak 503 siswa SD Semen Padang di Kecamatan Lubuk Kilangan menjadi penerima pertama MBG yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alimin Hasyim Bergizi.
Para siswa tampak antusias menikmati menu bergizi yang disajikan berupa ayam goreng, telur, sayur, dan buah segar.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi menyampaikan apresiasinya kepada SPPG yang telah mendukung penuh program ini.
“Kami ucapkan terima kasih kepada SPPG di kawasan Lubuk Kilangan yang sudah memfasilitasi soft launching MBG. Satu SPPG bisa melayani hingga 3.500 penerima, dan kita berharap pelaksanaannya berjalan lancar sehingga gizi anak didik, ibu hamil, dan balita dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya saat monitoring MBG di SD Semen Padang.
Alfiadi menambahkan, pada tahap awal ini, MBG dilaksanakan di empat sekolah, yaitu SD Semen Padang (Lubuk Kilangan), SMPN 30 (Padang Timur), SMPN 22 (Nanggalo), dan SDN 15 Anduring (Kuranji).
“Ke depan jumlah penerima akan terus bertambah hingga mencapai 11 ribu penerima. Pemerintah akan melakukan monitoring agar program ini benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Kepala SD Semen Padang, Ari Gunawan, turut menyampaikan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, SD Semen Padang menjadi sekolah perdana di Kecamatan Lubuk Kilangan yang melaksanakan soft launching MBG. Semua siswa kami yang berjumlah 503 orang mendapatkan makanan bergizi gratis dari pemerintah. Anak-anak terlihat bahagia saat menyantap makanan, dan kami berharap program ini bisa berlanjut secara konsisten,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Yayasan Alimin Hasyim Bergizi, Faris Naufal Andien, menjelaskan pihaknya menyalurkan ratusan paket makanan sehat untuk siswa.
“Pada soft launching ini kami distribusikan 503 makanan bergizi dengan menu ayam goreng, telur, sayur, dan buah. Kami siap mendukung pemerintah dalam memastikan anak-anak sekolah di Kota Padang mendapat asupan gizi yang seimbang,” ujarnya.
Program MBG ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata Pemko Padang dalam membentuk generasi sehat, cerdas, dan berkualitas.
SDN 15 Anduring Sudah Antisipasi Alergi Makanan
Sementara itu, di SD Negeri 15 Anduring, kemarin juga resmi mendapatkan program Makan Bergizi Gratis. Launching MBG ini dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir beserta perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Wakil Kepala SDN 15 Anduring, Rani, S.Pd., menyampaikan bahwa mekanisme pembagian makanan berjalan dengan lancar.
“Sebelum pembagian MBG, kami telah melakukan persiapan, seperti meminta siswa membawa botol minum serta sendok dan garpu dari rumah. Sementara untuk kebutuhan air minum, sekolah telah menyediakan galon isi ulang,” ujarnya.
Pada pelaksanaan hari pertama ini, pihak sekolah juga telah mengantisipasi adanya alergi makanan di kalangan siswa.
“Beberapa anak memang diketahui memiliki alergi terhadap kacang-kacangan. Data siswa yang memiliki alergi makanan sudah kami himpun dan kami harapkan ke depan dapat dipisahkan menu makanannya agar lebih aman,” tambahnya.
Program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas. “Kami berharap program MBG ini berjalan dengan lancar dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung terwujudnya Padang Juara,” tutup Ibu Rani. (ren)





