METRO SUMBAR

Jelajah Alam Muko-Muko #1 Resmi Dibuka, Ratusan Offroader Taklukan Jalur Ekstrem

0
×

Jelajah Alam Muko-Muko #1 Resmi Dibuka, Ratusan Offroader Taklukan Jalur Ekstrem

Sebarkan artikel ini
JELAJAH ALAM— Bupati Agam, diwakili Sekda Mhd Luthfi AR, secara resmi membuka dan melepas para offroader Jelajah Alam Muko-muko (JAMM) #1, yang digelar Gabungan Rang Agam Trail Adventure (GRATA), di Taman Wisata Muko-muko, Kecamatan Tanjung Raya, Minggu (14/9).

AGAM, METRO-Ratusan offroader dari ber­bagai daerah di Indonesia ikut ambil bagian dalam ajang Jelajah Alam Muko-Muko (JAMM) #1 yang digelar oleh Gabungan Rang Agam Trail Adventure (GRATA), Minggu (14/9), di Taman Wisata Muko-Muko, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Kegiatan perdana ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd Luthfi AR, SH, M.Si, yang mewakili Bupati Agam. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat para offroader sekaligus inisiatif GRATA yang berhasil memadukan olahraga ekstrem dengan kegiatan so­sial.

“JAMM #1 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, uji adrenalin, dan sarana menikmati keindahan alam. Lebih dari itu, kegiatan ini juga mengalirkan energi positif karena disinergikan dengan bakti sosial untuk pembangunan masjid,” ujar Mhd Luthfi.

Panitia pelaksana, Anto, menyebutkan bahwa jalur yang ditempuh sepanjang 10 kilometer dengan berbagai medan menantang. Mulai dari tanjakan terjal, turunan ekstrem, hingga jalur berlumpur yang menguji nyali para rider.

Selain menguras adrenalin, jalur ini juga menyajikan panorama khas Muko-Muko, termasuk akses menuju area pertanian warga serta destinasi wisata air terjun yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

“Jalur ini dirancang tidak ha­nya untuk sport, tapi juga sebagai pintu pembuka menuju potensi wisata dan ekonomi masyarakat,” ungkap Anto.

Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp250 ribu, dengan hadiah utama berupa grand prize satu unit mobil Mercedes-Benz. Meski begitu, yang membuat kegiatan ini semakin istimewa adalah hasil kegiatan yang akan disalurkan untuk pembangunan Masjid Antokan.

Menurut Sekda Agam, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang mendorong penguatan keagamaan, pembangunan berbasis nagari, dan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai bidang.

Kepada para rider, Sekda Agam berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan, serta ikut menjaga kelestarian alam sepanjang jalur yang dilalui.

“Event trail adventure ini membuktikan bahwa hobi dan kecintaan terhadap olahraga alam bisa diarahkan untuk hal yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Suasana meriah, adrenalin yang berpacu, serta semangat kebersamaan membuat JAMM #1 menjadi ajang yang tak hanya dinanti para pecinta olahraga trail, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. (pry)