METRO PADANG

Reses Ketua DPRD Kota Padang Muharlion di Aia Pacah, Lurah Keluhkan PDAM yang Belum Tersambung

2
×

Reses Ketua DPRD Kota Padang Muharlion di Aia Pacah, Lurah Keluhkan PDAM yang Belum Tersambung

Sebarkan artikel ini
RESES DAPIL— Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd saat melakukan reses dapil dan menjemput aspirasi masyarakat, di Mushalla Baitusallam Perumahan Graha Damai Asri I, RT 04 RW 01 Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah.

PADANG, METRO–Ketua DPRD Kota Padang H. Mu­harlion, mengunjungi warga dan men­jemput langsung aspirasi saat me­lakukan reses dapil pada 2 hingga 10 Spetember lalu. Politisi PKS ini men­jumpai warga di Masjid jihad Komplek Jihad, Masjid Al Manar, Masjid Graha Bungo Pasang RT 04/RW13, Mushalla Baitusallam Perumahan Graha Damai Asri I RT 04 RW 01 Kelurahan Aia Pacah, Komplek Griya Altarindo, Masjid Ha­diaatul Iman RW 05 Dadok Tunggul Hitam.

Lurah Aia Pacah Alfanedi, menga­takan reses Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion sa­ngat luar biasa dan sudah lama dinanti . Pasalnya, su­dah banyak aspirasi yang ingin disampaikan lang­sung kepada ketua DPRD.

“Reses dapil ini untuk men­jemput aspirasi ma­sya­rakat teruma jalan, drai­nase, solusi bencana banjir. Ketua DPRD berjanji memebri perhatian kepada masyarakat, bahkan ber­janji akan  ditindakan lanjuti nantinya melalui dana po­kok pikiran dewan,” ujar Alfanedi.

Baca Juga  Erick Thohir Panggil Ahok, Andre: Semoga tak Gaduh lagi

Lurah Alfanedi, juga mengatakan sejumlah titik dan kawasan tempat tinggal masyarakat di Aia Pacah ada yang belum tersalurkan PDAM.  “Semoga bisa dipriotitaskan langsung oleh ketua DPRD Pa­dang, dengan kehadiran beliau langsung di tengah masyarakat,” kata Alfanedi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd, mengatakan, permintaan masyarakat yang banyak itu betonisasi jalan karena Kecamatan Koto Tangah dan Kelurahan Air Pacah daerahnya sangat luas.

Banyak jalan dibetoni­sasi, perbaikan drainase, hibah masjid dan mushalla, pemberdayaan UMKM dan pelatiha. Kemudian kegiatan senam dan termasuk juga air bersih seka­rang pipa induk belum ada sehingga PDAM terbatas.

Baca Juga  Wako: PSM Kunci Sukses Pengentasan Kemiskinan

“Saat ini hanya bisa menyambungkan kalau sudah ada jaringan pipa induk dan investasi besar, PDAM hanya bisa menyambungkan kalau. Jika ada program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) seperti dulu, kita tunggu program pemerintah dan kita carikan solusinya,” ujar Muharlion.

“Untuk itu kepada ma­sya­rakat, kami ucapkan te­rima kasih yang telah hadir pada reses. Kami ingin Koto Tangah lebih baik, kita bangun seperti kantor lurah Lubuk Buaya. Alat rekap perekam KTP elektronik secara mobile” sebutnya. (ped)