SOLOK/SOLSEL

Tugas Berat Bunda PAUD dan Literasi, Jadi Motor Penggerak Perubahan Ciptakan Generasi Emas Solsel

0
×

Tugas Berat Bunda PAUD dan Literasi, Jadi Motor Penggerak Perubahan Ciptakan Generasi Emas Solsel

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN— Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kabupaten dan Kecamatan serta Pokja PAUD Kabupaten Solok Selatan periode 2025-2029 dikukuhkan di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (11/9).

PADANG ARO, METRO–Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan literasi memiliki peran penting dalam pembentukan pem­bangunan generasi emas di Kabupaten Solok Se­latan. Terlebih bidang pen­didikan menjadi salah satu program unggulan yang diusung pemerintah ka­bupaten hingga lima tahun ke depan guna mem­per­siapkan generasi emas dan calon pemimpin di masa depan.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan ke­dua bidang ini menjadi pon­dasi utama dalam pem­bangunan sumber daya manusia. Terlebih untuk mendorong wajib belajar 13 tahun, mulai dari PAUD hingga SMA dan mencip­takan kebiasaan membaca dan menulis sejak dini di tengah gempuran tek­no­logi digital yang sangat mudah mendistraksi anak.

“PAUD dan literasi ada­lah pondasi penting dalam membangun generasi emas Solok Selatan karena anak kita hari ini adalah calon pemimpin di masa depan. Oleh karena itu memberikan pendidikan sejak dini dan membia­sakan mecintai membaca adalah investasi jangka panjang bagi pembangu­nan daerah,” kata Khai­runas.

Hal ini disampaikannya dalam pengukuhan Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kabupaten dan Kecama­tan serta Pokja PAUD Ka­bupaten Solok Selatan pe­riode 2025-2029 di Aula Sarantau Sasurambi Kan­tor Bupati Solok Selatan, Kamis (11/9).

Peran Bunda PAUD dan Bunda Literasi dari kabu­paten hingga ke kecama­tan ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan PAUD yang holistik dan merata hingga ke pelosok daerah. Tak hanya bergerak sendiri, namun juga melibatkan sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Harapan lainnya ada­lah menghidupkan kembali semangat membaca dan menulis di lingkungan me­lalui penyediaan buku ba­caan dan dukungan kegia­tan yang menggerakkan semua pihak.

Dalam kesempatan yang sama, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Solok Selatan Ny. Erniati Khairunas pun menyadari beban berat yang diembannya ini merupakan amanah untuk membentuk generasi emas Solok Selatan yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.

“PAUD adalah pondasi dari seluruh jenjang pendidikan. Di sinilah karakter terbentuk, empati diajarkan, dan kemampuan da­sar ditanamkan. Oleh karena itu, kita mendukung sepenuhnya kebijakan Wa­jib Belajar 13 Tahun, yang dimulai sejak satuan PAUD, sebagai langkah strategis untuk menjamin keadilan pendidikan sejak usia dini,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap Pokja PAUD yang ditetapkan ini bisa menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing dan merangkul guru, orang tua, tokoh ma­syarakat, dan mitra strategis lainnya untuk menjadikan PAUD sebagai ruang yang menyenangkan, aman, dan bermakna bagi anak-anak.

Di samping itu, untuk literasi dirinya pun mengajak seluruh Bunda Literasi Kecamatan untuk galakkan budaya membaca dan me­n­ulis sejak dini.  “Anak-anak yang cinta buku adalah calon pemimpin yang cinta ilmu,” imbuhnya.  Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Solok Selatan H Yulian Efi, Forkopimda, Ketua GOW, Sekdakab dan jajaran Kepala OPD, kepala PAUD, TK se-kabupaten. (jef)