PAYAKUMBUH/50 KOTA

Untuk Korban Kebakaran di Pasar Payakumbuh, Abud’s Kebab Salurkan Donasi 

0
×

Untuk Korban Kebakaran di Pasar Payakumbuh, Abud’s Kebab Salurkan Donasi 

Sebarkan artikel ini
BANTU KORBAN KEBAKARAN— Marketing Manager Abud's Kebab berfoto bersama usai menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran kepada koordinator BW.

SUDIRMAN, METRO —Penggalangan donasi untuk korban kebakaran Blok Barat pasar Kota Pa­yakumbuh yang dilakukan Balai Wartawan (BW) Luak Limo Puluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota) di bundaran Tugu Adipura jalan Jenderal Sudirman, terus dilakukan.  Bantuan terus mengalir dari berbagai pihak, pada hari kedua Rabu (20/9), aksi penggalangan donasi, bantuan datang dari Abud’s Kebab dalam bentuk uang tunai sebesar 2 juta rupiah. Penyerahan bantuan dilakukan secara sim­bolis di depan Posko Balai Wartawan, disaksikan se­jumlah jurnalis dan perwa­kilan masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat saat pihak Abud’s Kebab menyerahkan bantuan kepada koordinator penggalangan dana.

Marketing Manager Abud’s Kebab, Teguh Wi­cak­sono, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian pihaknya terhadap masyarakat yang tengah berduka akibat mu­sibah kebakaran besar yang terjadi dua pekan lalu. “Alhamdulillah, ada sedikit rezeki dari Abud’s Kebab untuk saudara-saudara kita yang terimbas kebakaran di Blok Barat Pusat Pertokoan Pasar Payakumbuh. Sedikit banyaknya mohon diterima melalui Balai Wartawan. Semoga ini bisa membantu meringankan beban mereka,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari dunia usaha yang berkembang di Payakumbuh, Abud’s Kebab merasa terpanggil untuk ikut membantu korban.  “Kita sama-sama berharap para pedagang bisa bangkit kembali, karena pasar merupakan pusat ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Selain itu bantuan juga datang dari PT. BPR Syariah Al-Makmur, senilai 5 juta dalam bentuk beras berat 5 kg perkarung diserahkan langsung Direktur Utama PT. BPR  Syariah Al-Makmur M.Budu Nanda Dt.Simarajo Nan Kuniang.

Ia tergerak untuk membantu para pedagang yang kehilangan lapak dan ba­rang dagangan akibat kebakaran yang melanda Pa­sar Payakumbuh. Merasa prihatin, Budi Nanda me­nyerahkan bantuan berupa beras. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata ke­pedulian perusahaan dae­rah dalam mendukung ma­syarakat yang sedang tertimpa musibah. Tidak hanya itu, dukungan moral juga datang dari pemilik Kopi Ajoe, Dede Saputra. Melihat perjuangan rekan-rekan wartawan yang tanpa kenal waktu dalam menggalang bantuan, ia pun turut me­nyumbangkan dua lusin kopi andalannya.

Menurut Dede, warta­wan telah menunjukkan peran penting dalam menggerakkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia berharap apa yang mereka lakukan menjadi amal kebaikan. “Semoga perbuatan rekan-rekan wartawan diberikan pahala oleh Allah SWT,” ujarnya. Bantuan yang diberikan Dede men­dapat sambutan hangat dari para wartawan. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus mendoakan agar usaha Kopi Ajoe semakin maju dan berkembang.

Muchsis, koordinator wartawan yang menerima bantuan, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang ikut ber­kontribusi. “Kami sangat bersyukur atas dukungan ini. Semoga bantuan yang disalurkan melalui wartawan bisa benar-benar bermanfaat untuk meringankan beban para pedagang,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Aking Romi Yunanda yang menerima bantuan dari Mario Guswandi. Ia menegaskan, kehadiran donatur dan insan pers memberikan harapan baru bagi para pedagang. “Kita mungkin tidak bisa menghapuskan kesedihan mereka, tapi setidaknya bisa memberi semangat untuk bangkit kembali,” katanya. Aksi penggalangan dana yang digagas Balai Wartawan Luak Limo Puluah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial tidak hanya lahir dari pemerintah, tetapi juga dari kalangan dunia usaha dan komunitas pers. Sinergi ini diharapkan mampu terus berlanjut, sehingga masyarakat yang tertimpa musibah dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas. (uus)