PADANG, METRO–Semen Padang FC membidik kemenangan saat menjamu PSBS Biak dalam pekan kelima Liga 1 2025/2026. Laga akan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim (GHAS), Padang, Kamis (11/9) pukul 15.30 WIB.
Kabau Sirah kini menempati posisi ke-14 klasemen sementara dengan 4 poin dari 3 pertandingan. Sementara PSBS Biak masih tercecer di peringkat ke-17 dengan hanya satu poin dari empat laga.
Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menegaskan tiga poin di laga kandang menjadi harga mati. Ia tidak ingin peluang emas di hadapan pendukung sendiri terbuang begitu saja.
“Satu lagi pertandingan home dan target kita bisa mendapatkan tiga poin. Itu target utama pada pertandingan besok. Kita bicara hari ini, bukan musim lalu. Tentang Biak, musim ini mereka berada di posisi terakhir,” ujar Almeida dalam jumpa pers, Rabu (10/9).
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu tidak ingin anak asuhnya memandang remeh lawan. Menurutnya, posisi PSBS di papan bawah justru membuat mereka bisa bermain tanpa tekanan.
“Dengan kondisi itu, PSBS bisa jadi ancaman besar bagi kami. Mereka akan bermain tanpa beban, sehingga kami harus lebih fokus,” katanya menambahkan.
Sementara itu, striker asing Semen Padang, Cornelius Stewart, memastikan seluruh pemain siap tempur. Ia menyebut motivasi pemain semakin besar demi meraih kemenangan kandang.
“Kami akan berusaha keras untuk mendapatkan tiga poin. Ini motivasi seluruh pemain,” ujar Stewart singkat namun penuh keyakinan.
Almeida juga menyinggung persiapan timnya yang sedikit terganggu akibat penundaan laga melawan Persita Tangerang. Selama empat hari di Tangerang, tim tidak melakukan aktivitas pertandingan.
“Empat hari kita tidak melakukan apa pun. Tentu saja lebih baik kalau kita ada pertandingan. Tapi kondisi tim sekarang tetap baik, tidak ada masalah secara fisik maupun mental,” jelas Almeida.
Meski demikian, ia menegaskan Kabau Sirah tetap dalam fokus penuh. “Besok kami harus memberikan yang terbaik di lapangan,” ucapnya.
Di kubu lawan, PSBS Biak membawa semangat tinggi untuk menjadikan laga kontra Semen Padang sebagai titik balik. Pelatih Divaldo Alves menyadari timnya memulai kompetisi dengan kurang memuaskan.
Dari empat laga, PSBS hanya meraih satu poin hasil imbang melawan Persis Solo. Tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan dari Arema FC (1-4), Borneo FC (0-1), dan Persik Kediri (1-2).
Menurut Alves, situasi itu tak lepas dari perombakan besar di skuad. Banyak pemain pilar hijrah ke Persipura sehingga PSBS harus membangun tim dengan wajah baru. “Chemistry belum terbentuk sepenuhnya. Tapi lawan Persik, meski kalah, saya melihat kekompakan mulai tumbuh,” ujarnya optimistis.
Ia pun menyiapkan strategi khusus untuk meredam pola serangan Semen Padang yang masih bertumpu pada gelandang Chaby. “Permainan Kabau Sirah tidak banyak berubah dari musim lalu. Kami sudah menyiapkan taktik untuk mengantisipasi itu,” katanya.
Pemain PSBS, Nur Hidayat, juga menegaskan kesiapan timnya. “Kami semua siap tempur. Harapannya bisa membawa pulang tiga poin dari Padang,” ucapnya penuh semangat.
Pertarungan di GHAS ini diprediksi berlangsung ketat. Semen Padang mengusung misi naik peringkat, sementara PSBS datang dengan ambisi bangkit dari keterpurukan. Siapa yang keluar sebagai pemenang akan sangat menentukan langkah mereka di kompetisi musim ini. (rom)






