AIA PACAH, METRO–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di SDN 09 Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (10/9). Program ini bantu oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hippocrates Yayasan Ghanniyah Maju Berkah.
Kepala SDN 09 Air Pacah, Eli Rosmid, menyambut baik program tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena 466 murid dari kelas 1 hingga kelas 6 merasakan program itu.
“Dengan program makan gratis dari pemerintah, khususnya dari Bapak Presiden Prabowo, Alhamdulillah hari ini pertama hadir di SDN 09 Air Pacah. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, kami sangat bersyukur, sangat berterima kasih,” ujar Eli.
Eli menambahkan bahwa menu yang disediakan sangat bergizi. “Kalau kita lihat dari makanan itu ya bergizi, ada proteinnya, ada protein hewani, nabati, kemudian ada karbohidratnya, sayur dan susu sekalian, jadi lengkap,” katanya.
Program ini, menurut Eli, diharapkan dapat memberikan dampak positif lain.
“Harapan kami, mungkin ke depannya makanan yang hari ini, yang perdana sampai di sekolah kami ini, kalau dapat memang seperti itu selanjutnya. Kemudian terhadap anak-anak, kami juga berharap mereka bisa memakan makanan itu sampai habis semua, tentu bermanfaat untuk dirinya sendiri, untuk tubuhnya, kemudian juga bermanfaat kepada orang tuanya,” ujar Eli.
Ia juga melihat peluang bagi para murid untuk belajar menabung.
“Kita juga nanti berencana untuk menyampaikan kepada anak bagaimana bisa menabung dari uang jajan yang diberi oleh orang tua,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Hippocrates Yayasan Ghanniyah Maju Berkah, Fitri Rahmah, menjelaskan bahwa ada 10 sekolah yang menjadi penerima dapur manfaat .
“Dapur SPPG Hippocrates ada 10 sekolah yang jadi penerima manfaat. Seperti TK Laut Biru, SD Negeri 09 Air Pacah, SD Negeri 25 Koto Panjang, SD Negeri 34 Air Pacah, SD Negeri 46 Koto Panjang, SD Negeri 03 Ikur Koto, SD Negeri 03 Ikur Koto, SD Negeri 33 Ikur Koto, SMA Negeri 17 Padang, dan Ponpes Alfala,” rincinya.
Pada peluncuran perdana di SDN 09 Air Pacah, sebanyak 466 murid menerima menu yang terdiri dari ayam kecap, nasi, tahu goreng, tumis labu siam, susu, dan buah semangka.
“Hore dapat makan gratis dari Prabowo,” seru salah seorang murid kelas 1 dengan gembira.
Kegembiraan serupa diungkapkan oleh Anggun, murid kelas 4. “Enak banget, besok kami makan habis lagi, makasih ya buk pak,” kata Anggun.
Sebelum menyantap hidangan, para murid juga terlihat berdoa bersama, menunjukkan kebahagiaan mereka atas bantuan gizi yang diberikan.
Sebelumnya, Wali Kota Padang Fadly Amran saat meninjau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah pengelolaan Yayasan Indonesia Maju Kosong Delapan, di Kelurahan Tanah Sirah Piai Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (8/9) lalu, mengatakan hingga saat ini sudah terdapat 6 dapur MBG yang resmi beroperasi di Kota Padang. Selain itu, ada 18 dapur yang sedang dalam proses penyelesaian dan ditargetkan beroperasi pada 2025 ini.
“Kota Padang membutuhkan 82 dapur MBG. Artinya, peluang masih terbuka lebar bagi para investor. Saya mengajak para investor untuk berinvestasi di Kota Padang. Pemerintah Kota (Pemko) Padang juga akan segera mengidentifikasi lokasi-lokasi yang sudah disiapkan agar pelaksanaannya lebih cepat,” tegas Wali Kota.
Ia menambahkan, program MBG bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi juga bagian dari misi besar untuk menurunkan angka stunting di Kota Padang.
“Kalau anak-anak kita gizinya tercukupi, insya Allah mereka akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Karena itu, saya mengajak semua pihak, jangan ragu untuk ikut serta dalam gerakan ini. Ini adalah investasi sosial untuk generasi kita,” ujarnya.
Ditambahkan Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi menambahkan, program MBG di Kota Padang sudah berjalan hampir 4 bulan. Saat ini sudah ada 48 dapur MBG yang mendaftar dari target 82 dapur, atau sekitar 62 persen.
“Harapan kami, para investor, yayasan, dan pihak-pihak yang peduli bisa bergerak lebih cepat, sehingga semua target dapat tercapai. Kami optimis, apalagi sudah ada beberapa pihak yang menyatakan minat membangun SPPG di Kota Padang,” ujarnya. (ren)






