METRO SUMBAR

Kajati Sumbar jadi Sahabat Siswa, Bawa Pesan Hukum ke SMAN 3 Solok Selatan

0
×

Kajati Sumbar jadi Sahabat Siswa, Bawa Pesan Hukum ke SMAN 3 Solok Selatan

Sebarkan artikel ini
EDUKASI HUKUM— Kajati Sumbar Yuni Daru Winarsih, memberikan edukasi tentang hukum di hadapan siswa SMAN 3 Solok Selatan, dalam kegiatan program Jaksa Mengajar.

SOLSEL, METRO–Suasana kelas di SMAN 3 Solok Selatan berubah tidak biasa, Rabu (10/9). Para siswa terlihat sumri­ngah ketika Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kajati Sumbar), Yuni Daru Winarsih, hadir langsung ke sekolah mereka. Bukan untuk memeriksa perkara, melainkan untuk berbagi ilmu lewat program Jaksa Mengajar.

Dengan gaya yang akrab, Yuni mengajak para pelajar memahami arti penting taat hukum sejak usia muda. Ia menjelaskan bahwa hukum bukan sesuatu yang menakutkan, melainkan pedoman agar hidup lebih teratur dan bertanggung jawab. “Kenali hukum, jauhi hukuman. Belajar hukum bisa me­nye­nangkan dan mencerdaskan,” ujar Yuni yang langsung disambut senyum dan tepuk tangan siswa.

Baca Juga  Festival Film Dokumenter Sumbar Tahun 2021 Bakal Diluncurkan

Materi yang biasanya terdengar rumit, seperti konsekuensi perilaku me­nyimpang hingga peran jaksa dalam menegakkan keadilan, disampaikan de­ngan bahasa sederhana. Siswa pun tampak antusias, ada yang mengangguk, mencatat, bahkan berani mengajukan perta­nyaan.

Bagi sebagian siswa, kesempatan ini menjadi pe­ngalaman langka. Mereka yang biasanya hanya me­ngenal jaksa lewat buku atau berita kini bisa mendengarkan langsung wejangan dari seorang Kajati.  “Asyik sekali, jadi lebih paham kalau taat hukum itu penting sejak sekarang,” ungkap salah seorang pe­lajar.

Baca Juga  DWP Kemenag Tanahdatar Bagikan Paket Bantuan

Usai mengajar di se­kolah, Yuni melanjutkan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Negeri Solok Selatan. Ia meninjau pelayanan, sarana prasarana, serta berdialog dengan jajaran pegawai.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya meningkatkan integritas dan pelayanan publik agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran kejaksaan.

Program Jaksa Mengajar di Solok Selatan bukan sekadar kegiatan formal. Lebih dari itu, ia menjadi jembatan yang mempertemukan dunia hukum de­ngan dunia pendidikan. Harapannya, lahir generasi muda yang tak hanya cerdas akademis, tetapi juga berkarakter, berintegritas dan taat aturan. (jef)