PAYAKUMBUH/50 KOTA

Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Apresiasi Program MBG Presiden Prabowo

0
×

Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Apresiasi Program MBG Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
YB.Dt.Parmato Ketua LKAAM Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH, METRO –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Payakumbuh, YB. Dt. Parmato Alam. Ia menilai, program ini tidak hanya bermanfaat bagi masya­rakat, ibu hamil, ibu me­nyusui, balita, dan pelajar, namun juga berdampak besar dalam membuka lapangan kerja baru serta mengurangi angka pengangguran.

Hingga saat ini, tujuh dapur atau Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kota Payakumbuh. Da­pur-dapur tersebut melayani ribuan penerima manfaat di empat dari lima kecamatan dengan menyalurkan makanan bergizi se­tiap harinya. Keberadaan SPPG ini dinilai mampu menyerap puluhan tenaga kerja dari berbagai latar belakang, mulai dari remaja, ibu rumah tangga, hingga ma­syarakat umum baik dari Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Program MBG ini luar biasa. Selain membantu pemenuhan gizi masya­rakat, juga membuka la­pangan kerja baru. Kita berharap ke depan dapur MBG semakin bertambah agar manfaatnya semakin luas,” ujar YB. Dt. Parmato Alam baru-baru ini.

Ia juga mengajak ma­syarakat dan pelaku usaha agar mau berinvestasi dalam pengembangan dapur MBG di Kota Payakumbuh. Saat ini jumlah dapur MBG baru tujuh titik, sementara kebutuhan ideal mencapai 18 titik yang tersebar di lima kecamatan.

“Kalau target 18 dapur atau SPPG bisa terwujud, maka seluruh penerima manfaat MBG di Payakumbuh, sekitar 65 ribu orang, bisa menikmati program ini secara merata. Ini jelas sangat besar manfaatnya, baik dari sisi gizi masyarakat maupun dari sisi lapangan kerja,” tambahnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa dukungan ma­syarakat dan dunia usaha sangat penting untuk me­nyukseskan program nasional yang sudah mela­yani lebih dari 25 ribu pe­nerima manfaat di Kota Payakumbuh ini. Dengan bertambahnya dapur MBG, secara otomatis akan semakin banyak te­naga kerja yang terserap dan manfaat yang dirasakan masyarakat luas. (uus)