OLAHRAGA

Politeknik Pelayaran Sumbar Wisuda124 Perwira Baru

1
×

Politeknik Pelayaran Sumbar Wisuda124 Perwira Baru

Sebarkan artikel ini
PROSESI WISUDA— Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Dr. Capt. Wisnu Handoko, M.Sc., melakukan prosesi Tirta Sapta Samudera saat Upacara Wisuda Perwira Pelayaran Niaga ke-8, di Lapangan Kompas Poltekpel Sumbar, Minggu (7/9).

PDG. PARIAMAN, METRO–Politeknik Pelayaran Sumatera Barat menyelenggarakan Upacara Wisuda Perwira Pelayaran Niaga ke-8, yang berhasil melantik 124 perwira transportasi pelayaran baru di Lapangan Kompas Poltekpel Sumbar. Acara ini diselenggarakan dengan tema “Support Inclusive and Sustainable Maritime Safety”, Minggu (7/9).

Para wisudawan terdiri dari 31 perwira program studi Studi Nautika, 22 perwira Teknologi Nautika, dan 71 perwira Transportasi Laut. Upacara ini dipimpin oleh Sekretaris Badan Pe­ngembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Bapak Dr. Capt. Wisnu Handoko, M.Sc., sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Kepala Pusat Pe­ngembangan Sumber Daya Manusia Perhubu­ngan Laut, Bapak Budi Rahardjo, S.Sos., M.Si.

Direktur Poltekpel Sumbar, Budi Riyanto, S.E., M.M., M.Mar.E menyampaikan, prosesi wisuda di­tandai dengan pelepasan evolet taruna menjadi e­volet perwira, pemberian samir, penyerahan surat keterangan lulus, dan pembacaan ikrar yang diikuti seluruh wisudawan. Bagian penting dari upacara ini adalah prosesi Tirta Sapta Samudera, di mana para lulusan diperciki air yang diambil dari tujuh samudra. Ritual ini melambangkan kesiapan mereka untuk berlayar mengarungi samudra dan menjadi perwira yang prima, profesional, dan beretika.

Tiga lulusan yang mewakili program studi masing-masing yaitu Dhanniel Sarro Puang (Studi Nautika), I Gusti Agung Bagus Indrajaya Sutedja (Tek­nologi Nautika) dan Citria Amanda (Transportasi Laut).  Selama acara, Poltekpel Sumbar juga me­nunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dan industri maritim. Direktur Poltekpel Sumbar, Budi Riyanto, S.E., M.M., M.­Mar.E., melakukan pe­nandatanganan kerja sama dengan berbagai pihak.

Berikut adalah poin-poin penting dari kerja sama tersebut yaitu kerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos): Poltekpel Sumatera Barat me­nandatangani komitmen bersama untuk mendu­kung program “Sekolah Rak­yat,” sebuah inisiatif prioritas Presiden Prabowo dalam pengentasan kemiskinan ekstrem. Kolaborasi ini dilakukan dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional I Sumatera Barat.

Kerja Sama dengan Industri: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Tanto Intim Line dan PT Topaz Maritime untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian sumber daya manusia di bidang kepelautan, serta mendukung program rekrutmen bagi taruna praktik dan alumni Poltekpel Su­matera Barat.

Kerja Sama dengan BASARNAS: MoU dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang (BASARNAS) untuk me­ngembangkan kerja sama dalam kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pelayaran, pencarian, dan pertolo­ngan.

Program Ketahanan Pangan dan Sosial: Acara ini juga menyajikan pe­nyerahan hasil panen jagung yang ditanam di lahan kampus, penebaran benih ikan lele, dan penanaman bibit pepaya sebagai wujud kontribusi Poltekpel Sumbar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.  “Selain itu, juga diselenggarakan penyerahan santunan kepada anak yatim,” jelasnya.

Upacara ditutup dengan prosesi Passing Out Parade, di mana Poltekpel Sumbar secara simbolis melepas para wisudawan untuk memasuki gerbang kehidupan selanjutnya dengan bekal ilmu yang telah diberikan. Berbagai penampilan tambahan turut memeriahkan acara, termasuk Tari Lenggok Rang Mudo, simulasi Fire Drill, penampilan Marching Band Gandara Darpa Baruna, dan Tari Kolosal. Acara wisuda ini menegaskan peran Poltekpel Sumbar tidak hanya sebagai lembaga pendidikan yang mencetak pelaut profesional, tetapi juga sebagai institusi yang aktif ber­kontribusi pada kesejah­teraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional. (ozi)