SOLSEL, METRO–Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (Harlah Kejaksaan RI) yang ke-80, Kejaksaan Negeri Solok Selatan menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan inovasi di tengah masyarakat.
Memulai rangkaian acara sejak 27 Agustus 2025, Kejari Solok Selatan menggelar berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan pegawai, mulai dari Pekan Olahraga (POR), jalan santai, hingga perlombaan tradisional yang menguatkan rasa kebersamaan.
Kegiatan donor darah yang diinisiasi selama peringatan ini menjadi bukti nyata kepedulian institusi terhadap kesehatan masyarakat.
“Perayaan ini kami anggap sebagai momentum untuk lebih mendekatkan Kejaksaan dengan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial dan religius, kami ingin memperlihatkan bahwa Kejaksaan bukan hanya tempat penegakan hukum, tapi juga berperan aktif dalam membangun solidaritas dan kepedulian sosial,” ungkap Kajari Solok Selatan, Fitriansyah Akbar, Selasa, (2/8).
Selain kegiatan sosial, tausiyah yang disampaikan Ustad Adri Mahyudi meneguhkan nilai-nilai religius yang menjadi fondasi dalam menjalankan tugas dan pelayanan publik di lingkungan Kejari.
Ketua Pelaksana, Kasi Pidum Moch. Taufik Yanuarsyah menambahkan bahwa tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju” menjadi motivasi utama dalam pelaksanaan rangkaian acara. “Kejari Solok Selatan berkomitmen terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjalin sinergi dengan masyarakat untuk mendukung kemajuan daerah dan bangsa,” katanya.
Dia menyebutkan, perayaan Harlah Kejaksaan ke-80 di Solok Selatan diakhiri dengan upacara khidmat yang menguatkan kembali tekad jajaran Kejaksaan untuk terus maju sebagai institusi yang profesional, humanis, dan responsif. (jef)






