METRO SUMBAR

Pemko Pariaman Launching Program Unggulan IRT, Satu Keluarga, Satu Industri Rumah Tangga

0
×

Pemko Pariaman Launching Program Unggulan IRT, Satu Keluarga, Satu Industri Rumah Tangga

Sebarkan artikel ini
BANTUAN INDUSTRI— Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Wawako Mulyadi serahkan bantuan peralatan industri untuk rumah tangga, saat launching program unggulan Walikota Pariaman satu keluarga satu industri rumah tangga (IRT).

Bertepatan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 tahun, kemarin, Pemerintah Kota Pariaman secara resmi melaunching program unggulan Walikota Pariaman satu keluarga satu industri rumah tangga (IRT). Launching ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Walikota Pariaman, Yota Balad didam­pingi Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi, Forkopimda, Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny.Yos­neli Ba­lad, Ketua GOW Kota Pa­riaman, Ny.Dina Mulyadi, OPD terkait, dan camat.

Wako Yota Balad me­ngatakan, program satu rumah satu industri rumah tangga ini bertujuan untuk memberdayakan setiap rumah tangga dengan ke­terampilan dan dukungan yang dibutuhkan untuk mendirikan usaha kecil berbasis rumah.

Dikatakannya bahwa inisiatif ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja mandiri, meningkatkan perekonomian lokal, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar secara efektif.  “De­ngan fokus pada usaha yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi setiap keluarga, sekaligus memperkuat jejaring usaha mikro yang saling mendukung,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan program ini menyasar pelaku UMKM yang sudah ada agar u­sahanya semakin ber­kembang.

“Kita upayakan bagai­mana seluruh masyarakat Kota Pariaman bisa mengisi kekurangan dari usaha yang dikelolanya, hingga produk yang dibuat bisa dikonsumsi oleh masya­rakat serta dapat memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lebih lanjut dikatakannya, program ini direa­lisasikan secara bertahap karena kita keterbatasan dengan anggaran.  “Kemampuan keuangan kita terbatas, dan tidak semua bisa direalisasikan hari ini. Oleh sebab itu, yang kita berikan hari ini untuk warga yang masuk data DTSN/DTKS ,” imbuhnya.

Dirinya mengatakan, target tahun ini lebih ku­rang sebanyak 60 pelaku usaha yang akan kita bantu, mudah-mudahan ini berjalan dengan lancar hingga 5 tahun kedepan.

Yota Balad berhara program ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, program ini juga ber­kontribusi pada pemberdayaan perempuan, karena seringkali perempuan menjadi penggerak utama dalam industri rumah tangga.

Selain pelatihan keterampilan usaha, pemerintah juga akan berikan bantuan modal usaha, pendampingan bisnis, program e-commerce/digital marketing, pengadaan peralatan produksi, pameran produk, program ramah lingkungan, legalitas usaha, koperasi/kelompok usaha, dan program insentif pajak.(efa)