SOLOK/SOLSEL

Pembangunan BSI Bentuk Upaya Pemerintah, Tingkatkan Partisipasi Kurangi Sampah

0
×

Pembangunan BSI Bentuk Upaya Pemerintah, Tingkatkan Partisipasi Kurangi Sampah

Sebarkan artikel ini
TIMBANG SAMPAH— Bank Sampah Limo Danau dan Dinas Lingkungan Hidup terus secara aktif mensosialisasikan kegiatan bank sampah ini ke seluruh lapisan masyarakat sampai ke tingkat jorong

SOLOK, METRO–Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Solok, Asnur menyampaikan pada tahun 2024 Kabupaten Solok menda­patkan dana DAK Fisik Bi­dang Lingkungan Hidup yang merupakan pendukung tematik pariwisata prioritas. Program yang didapatkan itu berupa pengadaan armroll truk sebanyak satu unit, pengadaan alat ukur kualitas air danau secara online (ONLIMO) juga sebanyak satu paket serta Pembangunan Bank Sampah Induk (BSI) sebanyak satu paket.

Dan lanjutnya pembangunan BSI ini merupakan sa­lah satu bentuk upaya pe­merintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah rumah tangga

Menurut data SIPSN untuk tahun 2024 timbulan sampah tercatat sebesar 59.185  ton/tahun atau 162 ton/hari. Kondisi sampah yang terangkut ke TPA hanya 22 ton/hari dan yang dikelola di masyarakat juga sekitar 22 ton/hari. Berarti ada  sekitar 100 ton sampah yang tidak dikelola sesuai aturan setiap harinya.

Asnur mengatakan bahwa kegiatan pengurangan sampah bermakna agar seluruh elemen baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat luas melaksanakan kegiatan pembatasan timbulan sam­pah.  Selain itu pendauran ulang dan pemanfaatan kembali sampah atau yang lebih dikenal dengan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) melalui upaya-upaya cerdas, efisien dan terprogram.

Baca Juga  Terus Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Solsel Jajal Smart City

Sementara Bunda Ling­kungan Hidup Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu menyampaikan pen­tingnya peran bank sampah sebagai upaya nyata dalam pengelolaan sampah berbasis ma­sya­rakat.

Melalui langkah masif, kami harapkan semua unsur masyarakat dapat berpartisipasi mengingat permasalahan sampah ini ti­dak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, namun juga perlu dukungan aktif dari masyarakat.  “Dengan keberadaan bank sampah dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke ling­kungan, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Ny. Nia Jon Firman Pandu juga berharap kepada pengurus Bank Sampah Limo Danau dan Dinas Lingkungan Hi­dup untuk terus secara aktif mensosialisasikan kegiatan bank sampah ini ke seluruh lapisan masya­rakat sampai ke tingkat jorong. hal ini dilakukan sebagai akselerasi dan inovasi kita dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.

Baca Juga  Potensi Objek Wisata Baru, Ada Air Terjun Timbulun 9 Tingkat di Solsel

Selaku bunda lingkungan hidup dia mengajak semua yang hadir, mampu menjadi perpanjangan tangan di masyarakat untuk mendukung apapun program kegiatan pemerintah Kabupaten Solok, dalam pengolahan dan pemanfaatan sampah. “Saya juga berharap bank sampah unit di semua OPD ke de­pannya tetap aktif menjadi nasabah pada Bank Sampah Limo Danau ini, serta menjadi teladan baik bagi masyarakat. Kepada Kepala OPD dapat mengajak seluruh pegawai di kantor masing-masing membawa sampah terpilah ke kantor setiap Senin Kamis (Sekam Basah) untuk dikumpulkan di BSU OPD dan setiap akhir bulan di setor ke BSI Limo Danau,” pungkasnya. (vko)