BERITA UTAMA

Bulog Sumbar Targetkan Salurkan 28 Ribu Ton Beras SPHP hingga Akhir 2025, Darma Wijaya: Kita Berupaya Mendekatkan Diri ke Masyarakat

0
×

Bulog Sumbar Targetkan Salurkan 28 Ribu Ton Beras SPHP hingga Akhir 2025, Darma Wijaya: Kita Berupaya Mendekatkan Diri ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Perum Bulog Sumbar, Darma Wiajaya

PADANG, METRO–Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya mengoptimalkan distribusi beras Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI/Polri hingga pemerintah daerah. Hingga akhir Agustus 2205, beras SPHP telah terealisasi kurang lebih 2 ribu ton di Sumbar.

Pimpinan Perum Bulog Provinsi Sumbar, Darma Wijaya mengatakan, SPHP saat ini memang masif dilakukan di seluruh Indonesia. Hal ini sebagai salah satu bentuk dukungan untuk mewujudkan program asta cita Presiden Prabowo Subianto dalam hal ketahanan pangan.

“Untuk Sumbar kami ditargetkan sebanyak 28 ribu ton sampai akhir tahun ini. Realasi selama dimulai sudah hampir kurang lebih 2  ribu ton. Di Sumbar, dari 19 kabupaten kota distribusi tertinggi di Kota Padang dengan persentase sekitar 50 persen,” kata Darma Wijaya saat diwaancarai wartawan, Kamis (28/8).

Menurut Darma, dengan capaian realisasi ini, membuktikan permintaan beras SPHP cukup baik. Perum Bulog Provinsi Sumbar optimis target hingga akhir tahun tercapai dengan dukungan semua pihak dengan menggencarkan program pasar murah agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

Baca Juga  Syukuran HUT Polwan ke-77, Kapolda Sumbar Beri Penghargaan Jabatan kepada Dua Polwan

“Karena kami ingin distribusi ini merata di seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin masyarakat menjangkau lebih mudah. Intinya, kita berusaha mendekatkan diri kepada masya­rakat. Kami ingin sesuai asta cita Bapak Presiden akses pangan mudah untuk masya­rakat kita,” tegasnya.

Darma mengatakan, dalam hal pendistribusian, berbagai langkah dilakukan Perum Bulog Provinsi Sumbar dalam pencapaian target realisasi beras SPHP. Salah satunya membangun sinergitas di semua pihak dalam upaya penyaluran.

“Artinya kami melibatkan seluruh unsur, pertama pemerintah daerah, dinas dan instansi terkait, kemudian di samping itu juga kami bekerja sama dengan TNI dan Polri melaksanakan Gerakan Pangan Murah dalam rangka mempercepat distribusi,” ujar Darma.

Selain itu, kata dia, Perum Bulog Provinsi Sumbar juga memiliki saluran distribusi lainnya, seperti Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog. Selanjutnya, penyaluran beras SPHP di pa­sar-pasar tradisional. Dengan cara ini, sasaran ma­syarakat yang mendapatkan beras SPHP bisa lebih luas.

Baca Juga  Tikam Perut Korban Malah Kena Paha, Pria Warga Desa Apar Diciduk saat Pulang ke Rumah

“Kami menggandeng pasar tradisional, koperasi desa, bahkan Koramil dan Polsek untuk mempermu­dah masyarakat membeli beras SPHP.  Pastinya me­nyediakan di pasar-pasar. Karena memang di situlah titik keramaian ma­sya­rakat. Berapapun permin­tannya akan kita penuhi,” tuturnya.

Darma mengatakan, untuk stok, masyarakat tidak perlu khawatir, lantaran di gudang sudah tersedia untuk beberapa bulan mendatang. Yang terpenting, pihaknya akan terus berupaya membuat ma­syarakat mudah untuk men­dapatkan besar SPHP ini.

“Untuk rencana jangka panjang, kita sudah berencana akan membangun gudang di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman dan Dharmasraya. Jadi, dengan adanya gu­dang, tentu akan mempercepat proses pendistribusiannya kepada masya­rakat mengingat serapannya juga sangat tinggi di sana,” tutupnya. (rgr)