SUDIRMAN, METRO – Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memperkirakan, hujan disertai dengan petir dalam durasi singkat akan terus terjadi di Kota Padang hingga beberapa hari ke depan. Kondisi cuaca tersebut, berpotensi terjadinya bencana di titik rawan banjir dan longsor.
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun BIM, Yudha Nugraha menyebutkan, cuaca cerah berawan di seluruh wilayah Sumbar pagi hari, berlanjut menjadi hujan ringan dan hujan lokal sejak siang hingga sore. Sementara pada malam harinya cuaca diperkirakan kembali cerah berawan.
”Dalam beberapa waktu belakangan cuaca Sumbar cenderung panas terik saat siang hari yang kemudian berubah menjadi hujan saat sore hingga malam hari disertai angin kencang,” ujar Yudha Nugraha, Minggu (21/4).
Selain di Padang, tutur Yudha, kondisi cuaca serupa juga terjadi di wilayah pesisir Sumbar lainnya. seperti, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Agam, PadangPanjang, Tanahdatar, Pariaman, Padangpariaman, Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan sekitarnya.
Yudha menjelaskan, bahwa fenomena cuaca tersebut merupakan perubahan peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi di seluruh wilayah Indonesia melainkan hanya bersifat lokal di beberapa tempat seperti Sumbar.
”Biasanya hujan di sore hari saat masa transisi. Pagi dan siang panas terik untuk pembentukan awan. Ini wajar dalam masa peralihan angin berhembus masih tidak menentu sehingga cuaca masih banyak terjadi hujan,” sebut Yudha.
Lebih lanjut, jelas Yudha, dengan kondisi cuaca seperti itu, dapat meningkatkan kelembapan dan kejenuhan air tanah. Sehingga perlu diwaspadai titik-titik rawan longsor. Selain berpotensi longsor, karena curah hujan yang cukup tinggi, juga berpotensi potensi terjadinya banjir di wilayah yang dekat aliran sungai.
”Imbauan kepada masyarakat untuk waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan petir, serta angin kencang. Hindari titik-titik rawan longsor, jangan banyak keluar rumah,” imbau Yudha.
Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Edi Hasymi mengimbau warga Kota Padang agar lebih siaga dan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi kondisi cuaca saat ini. Apalagi masyarakat yang tinggal di dekat area sungai dan bukit.
”Tetap selalu tingkatkan kesiapsiagaan terutama hujan lebat pada malam hari khususnya di daerah rawan banjir dan longsor,” ujarnya. (mil)





