SIJUNJUNG, METRO–Kunjungan Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan (Dirjen DPKSK) Endah Tjahjani Dwirini Retno Astuti pada Kementrian Kebudayaan RI disuguhkan cagar budaya Perkampungan Adat Sijunjung dan Surau Simauang dengan menampilkan koleksi manuskrip kuno Surau Simauang.
Kegiatan itu dalam rangka pelaksanaan kegiatan We Are Site Manager (WASM), sebuah simposium internasional yang diselenggarakan pada 23 hingga 28 Agustus 2025. Acara diikuti langsung Bupati Sijunjung Benny Dwifa, Ketua DPRD Sijunjung, Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung, Komandan Kodim 0310/SS, Kapolres Sijunjung, Kepala OPD dan unsur Forkopimda.
Dirjen DPKSK Endah Tjahjani Dwirini Retno Astuti menyampaikan harapannya mengenai potensi-potensi budaya yang ada di Sijunjung. “Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelestarian dan pengembangan warisan budaya nusantara, khususnya perkampungan adat yang menjadi ikon budaya Minangkabau di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat,” tuturnya.
Pihaknya mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah dan unsur Forkopimda terhadap program pelestarian budaya yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Rombongan Dirjen Kebudayaan meninjau langsung kawasan perkampungan adat, berinteraksi dengan masyarakat setempat, serta menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung keberlanjutan budaya lokal.
Bupati Benny Dwifa mengatakan, selain sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, pemerintah terus merumuskan program untuk menjaga kelestarian budaya, agar bisa jadi momentum untuk mendorong sektor pariwisata budaya di Kabupaten Sijunjung. “Orientasi dari setiap program yang dirumuskan pemerintah daerah adalah kemajuan pembangunan yang meliputi berbagai aspek, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” terang Bupati. (ndo)






