OLAHRAGA

Drama Panas London Utara, Arsenal-Tottenham Berebut Hincapie

0
×

Drama Panas London Utara, Arsenal-Tottenham Berebut Hincapie

Sebarkan artikel ini
DIINCAR— Piero Hincapie Pemain Leverkusen gencar diincar Arsenal.

ARSENAL kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim panas 2025. The Gunners dilaporkan sedang mengintensifkan pendekatan untuk men­datangkan bek Bayer Leverkusen, Piero Hincapie, sebelum jendela transfer resmi ditutup.

Manajer Mikel Arteta disebut sangat ingin mem­perkuat lini belakang skuadnya setelah sebelumnya sukses mengamankan tanda tangan Cristhian Mosquera dari Valencia. Kehadiran bek anyar dianggap krusial, terutama karena sejumlah pemain Arsenal kini berada di ambang pintu keluar.

Nama-nama seperti Jakub Kiwior, Reiss Nelson, Fabio Vieira, hingga Oleksandr Zinchenko masuk dalam daftar jual klub. Jika penjualan itu terwujud, Arsenal akan kehilangan kedalaman di beberapa posisi kunci, sehingga urgensi mendatangkan pemain serba bisa seperti Hincapie menjadi semakin nyata.

Hincapie sendiri bukan nama asing di Eropa. Bek berusia 23 tahun asal Ekuador itu dikenal memiliki fleksibilitas tinggi. Ia bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri, sebuah atribut yang dinilai cocok dengan filosofi taktik Arteta. Dengan karakter tersebut, Hincapie berpotensi menjadi solusi sekaligus investasi jangka panjang bagi Arsenal.

Menurut laporan jurnalis kenamaan David Ornstein dari The Athletic, negosiasi awal sudah dimulai. Kesepakatan personal dengan sang pemain diprediksi tidak akan menjadi masalah besar. Bahkan, Hincapie disebut lebih condong untuk bergabung ke Arsenal ketimbang Tottenham Hotspur, rival sekota yang juga memburu jasanya.

Dari kubu Jerman, Florian Plettenberg dari Sky Sports melaporkan bahwa Leverkusen menilai Hincapie sebagai bagian penting dari skuad. Tak heran, Die Werkself mematok harga tinggi, mencapai £52 juta, untuk melepas sang bek.

Sementara itu, pakar transfer Fabrizio Romano menambahkan bahwa Tottenham mencoba pende­katan berbeda. Spurs menawarkan skema pinjaman dengan opsi pembelian wajib. Namun, preferensi Hincapie tetap jelas: ia lebih tergoda dengan proyek jangka panjang Arsenal, yang dianggap lebih men­janjikan dalam persaingan domestik maupun Eropa.

Persaingan Arsenal dan Tottenham di bursa transfer memang kembali memanas. Setelah sebelumnya The Gunners berhasil lebih dulu mengamankan Eberechi Eze, kini mereka berpeluang mengulangi skenario serupa dengan Hincapie. Rivalitas di London Utara pun semakin terasa, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di meja negosiasi.

Jika transfer ini terwujud, Arsenal akan menda­patkan tambahan tenaga segar di sektor pertahanan. Sementara bagi Tottenham, kegagalan kedua secara beruntun dalam perebutan target yang sama tentu menjadi pukulan telak di mata suporter mereka.

Dengan waktu yang semakin menipis jelang penutupan bursa, drama transfer Piero Hincapie diyakini akan menjadi salah satu sorotan panas di penghujung musim panas ini. (*/rom)