OLAHRAGA

Al Nassr Takluk Lewat Drama Penalti, Ronaldo Masih Puasa Gelar di Arab Saudi

0
×

Al Nassr Takluk Lewat Drama Penalti, Ronaldo Masih Puasa Gelar di Arab Saudi

Sebarkan artikel ini
KECEWA— Cristiano Ronaldo kembali menelan kekecewaan pahit bersama Al Nassr. Megabintang asal Portugal itu gagal mempersembahkan trofi setelah timnya kalah dari Al-Ahli lewat drama adu penalti di final Piala Super Arab 2025, Sabtu (23/8).

CRISTIANO Ronaldo kembali menelan kekece­waan pahit bersama Al Nassr. Megabintang asal Portugal itu gagal mempersembahkan trofi setelah timnya kalah dari Al-Ahli lewat drama adu penalti di final Piala Super Arab 2025, Sabtu (23/8).

Laga yang digelar dengan atmosfer panas tersebut berlangsung penuh jual beli serangan sejak awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan tak segan melancarkan serangan cepat ke jantung pertahanan lawan.

Ronaldo sempat membuka asa bagi Al Nassr. Pada menit ke-41, ia sukses mengeksekusi penalti dengan tenang untuk membawa timnya unggul 1-0. Gol itu menjadi momen emosional sekaligus penega­san bahwa sang kapten masih punya sentuhan emas.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan sekejap. Menjelang turun minum, tepatnya menit 45+6, Franck Kessie berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan akurat yang tak mampu dihalau kiper Bento. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1.

Memasuki babak ke­dua, tempo permainan semakin meningkat. Al Nassr mendominasi penguasaan bola dan lebih sering menekan lewat pergerakan Marcelo Brozovic dan Otavio di lini tengah. Statistik mencatat mereka me­nguasai 62 persen ball possession dengan 12 tembakan, termasuk 5 ke arah gawang.

Dominasi itu akhirnya berbuah hasil di menit ke-82. Marcelo Brozovic melepaskan sepakan keras yang menggetarkan jala gawang Al-Ahli sekaligus membawa Al Nassr kem­bali unggul 2-1.

Sayangnya, keunggulan itu kembali sirna di penghujung laga. Roger Ibanez mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89 se­telah memanfaatkan kele­ngahan pertahanan Al Nassr. Skor 2-2 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Drama berlanjut di babak tos-tosan. Ivan Toney membuka eksekusi untuk Al-Ahli dengan sempurna. Ronaldo, yang menjadi penendang pertama Al Nassr, juga berhasil me­nuntaskan tugasnya.

Eksekusi demi eksekusi berjalan mulus. Franck Kessie, Riyad Mahrez, Joao Felix, hingga Brozovic semua berhasil mencetak gol. Skor sementara imbang 3-3 membuat tensi pertandingan semakin menegangkan.

Namun, petaka menghampiri Al Nassr saat penendang keempat mereka, Abdullah Al-Khaibari, gagal menuntaskan tugas. Bola sepakannya berhasil digagalkan kiper lawan.

Kesalahan itu langsung dihukum oleh Al-Ahli. Galeno yang maju sebagai eksekutor penentu menuntaskan penalti dengan sempurna. Skor akhir 4-3 untuk Al-Ahli memastikan trofi Piala Super Arab 2025 jatuh ke tangan mereka.

Bagi Ronaldo, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk di Arab Saudi. Ia kini gagal di tiga final beruntun bersama Al Nassr. Sebelumnya, ia ka­lah dari Al-Hilal di final Piala Super Arab 2024 dengan skor 1-4, serta kembali tumbang lewat adu penalti dari lawan yang sama di final King’s Cup 2024.

Kondisi ini menjadi ironi bagi pemain dengan koleksi 5 Ballon d’Or tersebut. Berbeda dengan masa kejayaannya di Eropa, hingga kini Ronaldo belum sekalipun mengangkat trofi bersama Al Nassr.

Padahal, ketika berseragam Real Madrid, Ronaldo mencatat koleksi trofi mentereng: 4 Liga Champions, 2 La Liga, 2 Piala Super Spanyol, hingga 3 Piala Dunia Antarklub. Bersama Manchester United ia juga meraih 3 Premier League, 1 Liga Champions, 1 Piala FA, serta berbagai gelar domestik lainnya.

Bahkan bersama Juventus, Ronaldo masih mampu mengoleksi 2 gelar Serie A, 1 Coppa Italia, dan 2 Piala Super Italia. Sementara saat memulai karier di Sporting Lisbon, ia pun sudah sempat mengangkat trofi Portuguese Super Cup.

Kini, di usia 40 tahun, Ronaldo justru menghadapi realitas berbeda. Gelar bersama Al Nassr masih jauh dari genggaman, mes­ki ambisinya untuk tetap kompetitif tak pernah padam. (*/rom)