METRO PESISIR

Anjing Rabies Serang 10  Warga, Jari Tangan Putus, Sembilan dapat Pengobatan Medis

0
×

Anjing Rabies Serang 10  Warga, Jari Tangan Putus, Sembilan dapat Pengobatan Medis

Sebarkan artikel ini
VAKSINASI ANJING—Terlihat petugas dari kesehatan hewan Dinas Peternakan Pemkab Padangpariaman sedang berikan vaksin pada seekor ternak.

PDG. PARIAMAN, METRO— Seekor anjing liar menyerang warga Nagari Anduriang , kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman Rabu (20/8) lalu. Dalam kejadian tersebut, tercatat 8 orang warga menjadi korban gigitan. Anjing tersebut menunjukkan perilaku sangat agresif dan mengarah pada gejala rabies.

Ke esokan harinya, Kamis, 21 Agustus 2025, anjing yang sama kembali menggigit 2 orang warga lainnya, sehingga total korban menjadi 10 orang. Dari jumlah tersebut, 9 orang sudah mendapatkan perawatan medis serta pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR).

Baca Juga  2023, Tercapai Rp4,9 Miliar, PAD RSUD Sadikin Meningkat

Sementara itu, 1 orang korban masih dirawat intensif di RSUD Paritmalintang akibat luka serius yang menyebabkan putus jari.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang­pariaman Zulkhalisman, kemarin,  menyampaikan bahwa kasus ini dapat ditangani dengan cepat berkat koordinasi lintas sektor.

“Kami bekerja sama dengan petugas kesehatan, camat, walinagari, Babinsa, Polsek, dan Polres, sehingga penanganan korban dapat dilakukan segera,” ujarnya, kemarin.

Sebagai tindak lanjut katanya, pada Jumat, (22/8), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui tim URC Kesehatan Hewan dibawah koordinasi Kabid Keswan. Drh. Devi Yanti, melaksanakan sosialisasi tentang penyakit rabies dan upaya pencegahannya kepada masyarakat Nagari Anduriang.

Baca Juga  Kota Pariaman, Kota Ramai Banyak Iven

Selain itu, juga dilakukan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan masyarakat, meliputi anjing, kucing, dan kera. Dalam kegiatan tersebut, berhasil divaksinasi sebanyak 257 ekor hewan.

“Pemerintah Kabupaten Padangpariaman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap hewan peliharaan yang menunjukkan gejala rabies, serta segera melaporkan ke petugas jika terjadi kasus gigitan,” tutur Zulkhalisman. (efa)