METRO BISNIS

Aplikasi Sapa UMKM Siap Diluncurkan, Dukung 57 Juta Pengusaha Kecil Indonesia

0
×

Aplikasi Sapa UMKM Siap Diluncurkan, Dukung 57 Juta Pengusaha Kecil Indonesia

Sebarkan artikel ini
PESTA RAKYART—Maman Abdurrahman dalam acara Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan.

JAKARTA, METRO–Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyampaikan tengah menyiapkan sistem aplikasi terintegrasi bernama Sapa UMKM. Aplikasi ini ditargetkan meluncur paling lambat dua bulan mendatang.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan, Sapa UMKM dirancang sebagai supersistem yang akan mengintegrasikan sekitar 57 juta pe­ngu­saha UMKM di seluruh Indonesia.

“Insya Allah dalam waktu dekat, kemungkinan paling lambat sekitar dua bulan ke depan Kementerian UMKM akan melakukan launching sistem terintegrasi yang kita sebut namanya Sapa UMKM,” ujar Maman Abdurrahman da­lam acara Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (22/8).

Baca Juga  Test Flight Perdana Pesawat Tecnam P92 FASI Sumbar di Lanud Sutan Sjahrir

Lebih lanjut, Maman menjelaskan, Sapa UMKM hadir sebagai wujud ara­han Presiden untuk memastikan bahwa pemerintah hadir dalam setiap proses tumbuh kembang pengusaha UMKM.

Bahkan melalui sistem ini, para pengusaha UMKM akan diverifikasi untuk mengetahui kebutuhan yang belum dimiliki, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga Hak Ke­kayaan Intelektual (HaKI).

“Pada saat diidentifikasi misalnya ada yang belum memiliki sertifikasi halal, sistem akan mendo­rong dan mengingatkan untuk segera diproses. Sistem ini terintegrasi de­ngan BPJPH agar layanan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Baca Juga  Dalam Rangka HLN ke 76 PLN Santuni lebih dari 15.000 Yatim dan Dhuafa

Tak hanya soal legalitas usaha, aplikasi ini juga akan menghubungkan pe­ngusaha UMKM dengan akses pembiayaan. Menurut Maman, Sapa UMKM akan terkoneksi dengan bank-bank Himbara, lembaga penyalur, fintech, hingga angel investor.

“Ini adalah bagian dari instruksi Presiden untuk membangun integrasi data tunggal UMKM di seluruh Indonesia. Mohon doanya agar segera terealisasi, karena ini semua demi pe­layanan maksimal dan per­lindungan untuk para pe­ngusaha UMKM di Tanah Air,” pungkas Maman. (jpg)