LIMAPULUHKOTA, METRO–Tim Jibom Gegana Satbrimob Polda Sumbar mengamankan dan melakukan pemusnahan terhadap granat nanas yang ditemukan oleh warga di aliran Sungai Batang Sinamar, tepatnya di depan Masjid Al Whusta, Jorong Tanjung Pati, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu (20/8).
Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Husni (74), seorang petani setempat. Saat mencari ikan menggunakan jala sekitar pukul 08.00 WIB. Husni melihat sebuah benda mencurigakan di pinggir sungai.
Setelah dicek lebih dekat, benda tersebut ternyata menyerupai granat nanas yang masih utuh. Ia kemudian segera melaporkan temuannya kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Nagari Koto Tuo.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Harau AKP Gusmanto bersama Unit Identifikasi Polres Limapuluh Kota, Bhabinkamtibmas Brigpol Fajar Wigi Ferdana, Babinsa Serka Amin Huzaini, Kanit Intelkam Aipda Nofentri Siahaan, langsung mendatangi lokasi penemuan. Petugas segera melakukan pengamanan, memasang garis polisi (police line), dan memastikan area tetap steril.
Menurut AKP Gusmanto, langkah cepat ini dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat sekitar dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak mendekati area yang sudah dipasangi garis polisi.
“Kami langsung melakukan pengamanan lokasi setelah menerima laporan warga. Situasi di sekitar TKP saat ini dalam keadaan aman dan terkendali. Dengan kehadiran aparat kepolisian di lokasi, masyarakat merasa lebih tenang,” kata AKP Gusmanto.
Setelah mengamankan benda berbahaya itu, kata AKP Gusmanto, pihaknya melaporkan penemuan itu ke Satbrimob Polda Sumbar. Pada siang harinya, Tim Jibom Gegana Satbrimob Polda Sumbar tiba di lokasi untuk mengamankan dan memusnahkannya.
“Saat ini granat sudah dimusnahkan. Dugaan kita, granat yang ditemukan merupakan peninggalan pada zaman penjajahan. Hal itu terlihat dari bentukannya yang sudah karatan. Dengan adanya penemuan ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk langsung melaporkan jika menemukan benda-benda serupa,” tutup dia. (*)












